Lahan Dicaplok, Petani Sandera 20 Polisi dan Pejabat Vietnam  

Reporter

Sebuah jalan terlihat diblokir di gerbang Dong Tam saat terjadi demonstrasi sengketa tanah di luar Hanoi, Vietnam, 18 April 2017. REUTERS

TEMPO.CO, Hanoi - Sejumlah petani di Vietnam menyandera 20 polisi serta pejabat desa sebagai protes atas pencaplokan secara ilegal lahan garapan mereka oleh perusahaan pemerintah.

Petani di Desa Dong Tam, wilayah pertanian yang berjarak dua jam dari Hanoi, ibu kota Vietnam, selama enam hari ini telah menyandera 20 orang yang terdiri atas polisi dan pejabat desa setempat. Awalnya mereka menahan 38 orang, tapi 15 di antaranya telah dibebaskan dan tiga lainnya berhasil meloloskan diri.

Seperti yang dilansir Asia Correspondent pada 20 April 2017, 20 polisi serta pejabat desa itu disandera sejak Sabtu lalu setelah para petani bentrok dengan pihak berwenang terkait dengan sengketa tanah.

Penduduk desa mengklaim tanah mereka telah disita secara ilegal untuk dijual ke perusahaan telekomunikasi milik militer yang tidak memberikan kompensasi memadai. Menurut warga desa, perselisihan tersebut ditangani oleh pejabat daerah yang korup sehingga kata sepakat sulit tercapai.

Kini, para petani tersebut mengatakan telah menutup akses keluar-masuk ke daerahnya guna menghalangi upaya penyelamatan terhadap para sandera. Penduduk setempat menyegel desa mereka dengan barikade yang terbuat dari kayu gelondongan, karung pasir, dan batu bata serta melarang orang luar untuk masuk.

Ancaman juga telah dilakukan untuk membakar rumah tempat sandera ditahan jika pihak berwenang berusaha untuk bergerak masuk.

"Kami menuangkan minyak ke sekitar rumah masyarakat tempat orang-orang itu disimpan. Kami akan bergerak jika polisi menyerang kami," kata seorang petani perempuan.

Menurut petani, para sandera diperlakukan dengan baik, diberi makan tiga kali sehari.
Bentrokan itu membuat 9 petani ditahan, termasuk seorang kakek berusia 83 tahun yang melakukan aksi mogok makan.

Aksi para petani Vietnam itu terbilang cukup mengejutkan dan sesuatu yang jarang terjadi. Biasanya aksi-aksi protes terhadap pihak berwenang berujung dengan penangkapan dan tindakan semena-mena pihak berwajib.

Terdapat beberapa tindakan pemberontakan serupa dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2012, seorang petani ikan dipenjara selama lima tahun setelah menggunakan senjata buatan sendiri untuk menghindari penggusuran dari sebidang tanah yang telah dia tempati selama 18 tahun.

ASIA CORRESPONDENT | CHANNEL NEWS ASIA | YON DEMA






Kasus Harian Covid-19: Filipina Lampaui Malaysia, Indonesia Setelah Vietnam

19 September 2021

Kasus Harian Covid-19: Filipina Lampaui Malaysia, Indonesia Setelah Vietnam

Filipina baru saja mencatat penambahan jumlah kasus baru Covid-19 tertinggi kedua sebesar 23.134 pada Sabtu 18 September 2021.


Jokowi-PM Vietnam Bahas Upaya Genjot Perdagangan USD 10 M di 2020

26 Januari 2018

Jokowi-PM Vietnam Bahas Upaya Genjot Perdagangan USD 10 M di 2020

Presiden Jokowi hari ini melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc di Hotel Taj Enclave Diplomatic, New Delhi.


Menteri Ryamizard dan Menhan Vietnam Bahas Kerja Sama Pertahanan

13 Oktober 2017

Menteri Ryamizard dan Menhan Vietnam Bahas Kerja Sama Pertahanan

Hari ini Menteri Ryamizard Ryacudu menerima kunjungan Menteri Pertahanan Republik Sosialis Vietnam Ngo Xuan Lich.


Sekjen Partai Komunis Vietnam ke Jakarta, Menlu: Soal Kenegaraan  

20 Agustus 2017

Sekjen Partai Komunis Vietnam ke Jakarta, Menlu: Soal Kenegaraan  

Retno Marsudi mengatakan kunjungan Sekjen Partai Komunis Vietnam adalah kunjungan resmi kenegaraan.


Top Blogger Vietnam Dipenjara 10 Tahun

30 Juni 2017

Top Blogger Vietnam Dipenjara 10 Tahun

Top blogger Vietnam dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun akibat tulisan yang ia buat mengandung unsur propaganda melawan negaranya


Truk dan Bus Tabrakan di Vietnam, 12 Orang Tewas  

7 Mei 2017

Truk dan Bus Tabrakan di Vietnam, 12 Orang Tewas  

Tahun lalu, kecelakaan lalu lintas di Vietnam menewaskan 8.685 orang.


Mengira Sakit Maag Selama 18 Tahun, Ternyata ...  

5 Januari 2017

Mengira Sakit Maag Selama 18 Tahun, Ternyata ...  

Pria warga Vietnam ini mengira rasa sakit yang dideritanya selama 18 tahun disebabkan maag.Ternyata diagnosa terbaru dokter menemukan hal berbeda.


Vietnam Tolak Rusia Dirikan Pangkalan Militer di Wilayahnya

15 Oktober 2016

Vietnam Tolak Rusia Dirikan Pangkalan Militer di Wilayahnya

Hanoi secara mengejutkan menolak dengan tegas rencana sekutu utamanya, Rusia, untuk membuka kembali sebuah Pangkalan Angkatan Laut di Vietnam.


Vietnam Masukkan Organisasi Oposisinya di Daftar Teroris  

10 Oktober 2016

Vietnam Masukkan Organisasi Oposisinya di Daftar Teroris  

Pemerintah Vietnam secara resmi memasukkan nama organisasi anti-Komunis Viet Tan atau Partai Reformasi Vietnam dalam daftar teroris.


Blogger Vietnam Dipecat Setelah Wawancarai Oposisi Eksil

6 Oktober 2016

Blogger Vietnam Dipecat Setelah Wawancarai Oposisi Eksil

Kementerian Informasi dan Komunikasi Vietnam mengumumkan pemecatan editor portal berita Vietnam setelah mewawancarai oposisi eksil di Jerman.