Kerusuhan Berlanjut di Dili

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, DILI:Aksi bentrokan antarkelompok pemuda terus berlanjut di Dili. Seorang pemuda Rabu (25/10)pagi tewas ditembak sekelompok orang menyusul pecah bentrokan antargeng di Beto Barat, wilayah di dekat Bandar Udara Internasional Nicolau Lobato.Aksi kekerasan itu juga mengakibatkan enam rumah hangus terbakar. Pemilik rumah dan sejumlah warga yang takut mengungsi ke Gereja Don Bosco, Komoro. Sepasukan polisi perdamaian yang datang kemudian tak sanggup meredakan situasi. Menurut pemantauan koresponden Tempo, aparat kepolisian internasional itu bingung menghadapi massa.Sempat terjadi tembak-menembak antara pasukan Australia (ADF) dan perusuh. Gara-garanya, seorang serdadu ADF didatangi pria bersenjata. Mengira akan diserang, sang prajurit melepaskan tembakan. Prajurit lain pun menembak ke arah kerumunan, dan massa lari kocar-kacir. Akibatnya, tak satu pun tersangka ditangkap.Melihat gelagat itu, para jurnalis yang meliput ikut tunggang-langgang. Tidak diketahui apakah ada korban jiwa dalam kejadian itu. "Prajurit itu membela diri," kata juru bicara militer Australia seperti dikutip AAP.Menurut Nelson, saksi mata, massa perusuh yang membawa senjata api, tameng, dan panah itu memblokade jalan di sekitar bandara. "Mereka membakari ban," ujar Nelson, yang tinggal di dekat lokasi kejadian.Sehari sebelumnya, aksi kekerasan terjadi di Gereja Katolik Aimutin. Akibatnya, satu orang terluka kena bacokan dan lima kaca jendela gereja hancur. Sampai tulisan ini diturunkan, belum diketahui pelaku-pelaku kerusuhan itu. Sejak bentrokan meletus pada Sabtu lalu, sudah empat orang tewas.Meski begitu, perayaan Lebaran di Timor Leste berjalan lancar tanpa gangguan sedikit pun. Dengan dikawal pasukan perdamaian, Selasa lalu, lebih dari 100 muslim Timor Leste melaksanakan salat Id berjemaah di sekitar Masjid An-Nur, Dili."Pemerintah dan masyarakat memberikan penghormatan yang luar biasa kepada umat muslim," kata Presiden Komunitas Muslim Timor Leste Arif Sagran. "Saya bangga dan terharu."Sagran mengatakan peristiwa itu juga menunjukkan tak ada perbedaan agama di sana.Sementara itu, Jaksa Agung Longinhos Monteiro kemarin di Dili mengumumkan rencana pihaknya mengadili bekas Menteri Dalam Negeri Timor Leste Rogerio Tiago Lobato. "Kami telah menerima surat Pengadilan Distrik Dili mengenai penyidangan Rogerio," kata Monteiro.Menurut Monteiro, sidang perdana akan digelar pada Senin mendatang. Wakil presiden partai berkuasa Fretilin itu menjadi tersangka pembagi senjata api secara ilegal kepada warga sipil. Lobato menjadi tersangka setelah dilaporkan Vicente da Conceicao.Jika terbukti melanggar Pasal 107 KUHP ayat 1 dan 2, yakni melakukan tindakan makar dengan maksud menggulingkan pemerintah, "Ancaman hukuman pidananya paling lama 15 tahun penjara," kata Monteiro. AAP | AP | ANDREE PRIYANTO | JOSE SARITO AMARAL (DILI)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.