Investigasi Panama Papers Raih Penghargaan Pullitzer 2017  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panama Papers

    Panama Papers

    TEMPO.CO, Colombia -  Investigasi Panama Papers meraih penghargaan Pullitzer untuk kategori explanatory reporting, yang diumumkan pada 10 April 2017, di Columbia University Amerika Serikat (AS). Panama Papers merupakan kolaborasi investigasi yang melibatkan lebih dari 300 reporter di seluruh dunia, salah satunya dari Tempo, untuk mengungkap data sejumlah perusahaan bebas pajak di luar negeri (offshore).

    Di dalam dokumen itu banyak memuat nama-nama orang berpengaruh. Tempo merupakan satu-satunya media di Indonesia yang tergabung dalam kolaborasi lintas negara ini. Sejak setahun lalu, 370 jurnalis dari 76 negara—diorganisasi oleh The International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ)—menelisik 11,5 juta data di dokumen itu. Dokumen ini pertama kali didapat oleh sebuah koran dari Jerman, SüddeutscheZeitung.

    Baca: Daftar Pengusaha Indonesia dalam Panama Papers 

    Penghargaan ini diberikan kepada (ICIJ), McClathy, Miami Herald, Suddeutsche Zeitun, dan sejumlah media lain yang berpartisipasi dalam tim investigasi ini. “Sebuah kehormatan bagi kerja sama tim kami, semua staf, dan semua partner kami di AS dan di seluruh dunia, bagaimana seluruh dunia merasakan dampak dari Panama Papers,” ujar Direktur ICIJ, Gerard Ryle, seperti dilansir dari laman website resmi ICIJ, Jumat, 14 April 2017

    Investigasi Panama Papers mengungkap data perusahaan-perusahaan offshore yang terhubung pada lebih dari 140 politikus di lebih dari 50 negara, termasuk 14 orang pemimpin negara. Reyle mengatakan, investigasi ini tidak mungkin terjadi tanpa semangat kolaborasi dari Bastian Obermayer dan Frederik Obermaier, dua orang jurnalis Jerman yang menerima bocoran asli data itu dari sebuah sumber rahasia.

    Baca juga: Apa Itu Skandal Pajak Panama Papers? Ini Penjelasannya

    Terdapat 11,5 juta dokumen rahasia yang mereka dapatkan, yang kemudian dibagikan kepada ICIJ. Dari sinilah kemudian dilanjutkan dengan kerja sama investigasi lintas negara. 

    Pemenang Pullitzer 2017 lainnya Pro Publica dan The Daily News untuk kategori Public Service, The East Bay Times untuk kategori Breaking News Reporting, Eric Eyre dari The Charleston Gazette Mail untuk kategori Investigative Reporting, dan The Salt Lake Tribune untuk kategori Local Reporting.

    SIMAK:  Pengusaha RI Masuk Panama Papers: 4 Modus Sembunyikan Harta

    Kemudian untuk kategori national reporting diberikan kepada David A. Fahrnthold dari The Washington Post, kategori international reporting diberikan kepada The New York Times, kategori feature writing diberikan kepada C.J. Chivers dari The New York Times, dan kategori commentary diberikan kepada Peggy Noonan dari The Wall Street Journal.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.