Hukum Darurat di Thailand Selatan Diperpanjang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Narathiwat:Pemerintah Thailand hari ini mengatakan telah memperpanjang hukum darurat di wilayah selatan yang mayoritas penduduknya muslim. Sepekan terakhir sedikitnya 12 orang tewas akibat aksi kekerasan yang diduga dilakukan kalangan militan.Junta Militer yang merengkuh kekuasan dalam kudeta tak berdarah bulan lalu telah membuat sebuah solusi damai buat konflik di tiga provinsi wilayah itu sebagai prioritas utama. Yakni seruah perundingan dengan para pemimpin pembrontak membuat badan mediasi regional. Namun juru bicara militer Kolonel Acar Tiproch kepada AFP menyatakan pihak militer diam-diam telah memperpanjang status darurat yang kontroversial itu bulan lalu, seiring meningkatnya lagi serangan-serangan bom dan senjata."Situasi di wilayah selatan tidak stabil dan kami butuh mempertahankan keadaan darurat," kata Acar. Hukum itu juga mengijinkan pemerintah menahan tersangka kekerasan selama sekitar 30 hari, pencarian dan penangkapan tanpa tuduhan dan penyadapan telepon. AFP/dwi arjanto

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.