Jenderal Arab Saudi Dilempar Telur, Inggris Resmi Meminta Maaf

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Boris Johnson dan Ahmed Assiri. news.sky.com

    Boris Johnson dan Ahmed Assiri. news.sky.com

    TEMPO.CO, London—Pemerintah Inggris secara resmi meminta maaf kepada Arab Saudi setelah seorang jenderal Saudi dilempar telur dalam kunjungan ke London.

    Seperti dilansir Sky News, Senin 3 April 2017, Jenderal Ahmed Asiri, juru bicara koalisi Arab Saudi yang kini tengah memborbardir Yaman, menjadi target serangan demonstran anti-perang.

    Baca: Dubes Inggris di Arab Saudi Masuk Islam, Ini Alasannya

    “Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson menghubungi Wakil Putra Mahkota Mohammed bin Salman, sekaligus menteri pertahanan, untuk meminta maaf terkait insiden yang menimpa Jenderal Ahmed Asiri," demikian laporan Sky News.

    Dalam insiden yang direkam dalam video yang diunggah ke media sosial Twitter, menunjukkan aktivis anti-perang Sam Walton berjalan mendekati Asiri. Walton berkata akan menangkap Asiri.

    "Saya menyatakan Anda berada di bawah penahanan warga karena kejahatan perang di Yaman," demikian pernyataan Walton kepada Asiri. Warga Inggris memang diperbolehkan menahan seseorang yang dianggap melakukan kejahatan yang amat berat.

    Namun upaya Walton digagalkan oleh aparat keamanan yang menjaga ketata Asiri. Melihat upaya Walton gagal, seorang pengunjuk rasa menyelinap dan mengikuti rombongan Asiri ke arah pintu masuk gedung.

    Baca: Serangan Arab Saudi di Yaman, 2 Murid Sekolah Tewas

    Di sana, dia melemparkan sebutir telur yang menghantam punggung sang jenderal. Video itu memperlihatkan Asiri berbalik setelah dilempar telur dan mengacungkan jari tengahnya ke arah sang pemrotes.

    Kelompok penggiat hak asasi manusia Inggris berulang kali mengkritik pemerintahannya yang dinilai lemah karena tetap menjual senjata kepada pemerintah Saudi, meski dinilai melakukan kejatan perang terhadap warga Yaman.

    SKY NEWS | THE SUN | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.