Amerika Serikat Siap Dongkel Kursi Presiden Suriah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Bashar al-Assad berbincang dengan para tentara Suriah di sela waktu berbuka puasa di desa Marj al-Sultan, Damaskus, Suriah, 26 Juni 2016. Bashar menyantap makanan buka puasa di Pangakalan Udara Marj As-Sultan. SANA/Handout via REUTERS

    Presiden Bashar al-Assad berbincang dengan para tentara Suriah di sela waktu berbuka puasa di desa Marj al-Sultan, Damaskus, Suriah, 26 Juni 2016. Bashar menyantap makanan buka puasa di Pangakalan Udara Marj As-Sultan. SANA/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, New York - Amerika Serikat menyatakan secara terbuka bahwa negaranya tidak bisa menutupi sikap untuk menjungkalkan Presiden Suriah Bashar al-Assad guna mengakhiri perang saudara di sana.

    "Dia harus turun dalam waktu dekat," ujar seorang pejabat AS.

    Di New York, pada Kamis, 30 Maret 2017, duta besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Nikki Haley mengutuk keras pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Assad terhadap rakyatnya.

    Dia menjelaskan, untuk melengserkan Assad, AS akan bekerjasama dengan negara lain seperti Turki dan Rusia sekaligus mendapatkan dukungan politik.

    "Anda telah memilih dan memilih pertempuran untuk Anda sendiri," ucapnya kepada wartawan mengacu kepada Assad.

    Halley menambahkan, "Prioritas kami sekarang adalah menjatuhkan Assad dari kursi presiden."

    Pejabat AS lain yang tak bersedia disebutkan namanya mengatakan kepada Al Jazeera, AS sama sekali tidak percaya dengan Assad yang sudah tidak memiliki legitimasi untuk memimpin Suriah.

    "Saya rasa status Presiden Assad akan segera diputuskan oleh rakyat Suriah," kata Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, yang berbicara mengenai masa depan Assad dalam acara jumpa pers di Turki.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.