Iran Izinkan Rusia Gunakan Pangkalan Militernya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat jet Rusia lepas landas dari pangkalan udara Hmeimim di Suriah, 19 November 2015. REUTERS/Ministry of Defence of the Russian Federation/Handout via Reuters

    Pesawat jet Rusia lepas landas dari pangkalan udara Hmeimim di Suriah, 19 November 2015. REUTERS/Ministry of Defence of the Russian Federation/Handout via Reuters

    TEMPO.CO, Teheran - Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, mengatakan kepada kantor berita Reuters, Rusia dapat menggunakan pangkalan militernya guna melancarkan serangan ke Suriah untuk kasus tertentu.

    Rusia dan Iran, keduanya sekutu kunci Presiden Bashar Al-Assad, telah memainkan peran yang menentukan dalam 18 bulan terakhir untuk mengubah gelombang konflik Suriah.

    Baca juga: Aliansi Baru Rusia-Iran-Turki Akhiri Perang di Suriah

    Jet tempur Rusia menggunakan pangkalan militer di Iran guna melakukan serangan udara terhadap berbagai sasaran di Suriah pada awal musim panas.

    Menurut catatan Middle East Monitor, ini merupakan pertama kali kekuatan asing menggunakan pangkalan militer Iran sejak Perang Dunai II.

    Baca juga: Rusia-Iran Teken Kerja Sama Nuklir

    Namun demikian, pernyataan Menteri Luar Negeri Iran itu ditentang oleh anggota parlemen karena dianggap melanggar konstitusi negara. Bahkan Menteri Pertahanan Iran membantah kabar tersebut.

    "Rusia tidak memiliki pangkalan militer (di Iran). Kami memang memiliki kerjasama yang baik. Pada kasus tertentu, Rusia bisa saja menggunakan fasilitan Iran guna melawan teroris. Kami akan segera membuat keputusan," kata Zarif.

    MIDDLE EAST MONITOR | CHOIRUL AMINUDDIN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.