Penembakan Klub Malam Amerika Serikat, 1 Tewas dan 15 Terluka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian berada dilokasi terjadinya penembakan di Cameo Nightclub, Cincinnati, 26 Maret 2017. AP/John Minchillo

    Petugas kepolisian berada dilokasi terjadinya penembakan di Cameo Nightclub, Cincinnati, 26 Maret 2017. AP/John Minchillo

    TEMPO.CO, Cincinnati- Aksi penembakan yang menewaskan satu orang dan menyebabkan 15 orang lainnya terluka terjadi di sebuah klub malam, yaitu Cameo Night Club, di Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat.

    Kekacauan terjadi ketika segerombolan pria terlibat perkelahian menggunakan senjata di area klub yang tengah ramai.

    Baca: Serangan di Klub Malam Turki, 35 Orang Tewas

    “Seorang pria berusia 27 tahun tewas dalam kejadian itu,” anggota kepolisian setempat, Elliot Isaac, seperti dilansir dari BBC, Ahad, 26 Maret 2017.

    Aksi penembakan ini dipastikan sama sekali tidak berhubungan dengan jaringan terorisme.

    Isaac mengatakan setidaknya sekitar 200 orang berada dalam klub malam itu ketika insiden penembakan terjadi.

    “Para pria itu berkelahi di dekat bar dan puncaknya terjadi aksi saling tembak antar individu,” katanya. Saat ini kepolisian setempat sedang menyelidiki identitas pelaku penembakan.

    Sedangkan, dari belasan korban luka, seorang di antaranya dalam kondisi kritis. Cameo Night Club sebelumnya juga pernah mengalami insiden penembakan serupa, yaitu di dalam klub pada hari perayaan tahun baru 2015 lalu dan di halaman parkir klub pada September 2015.

    “Namun ini yang terburuk,” ujar Elliot.

    Baca: Terungkap, Pelaku Penembakan Klub Malam Orlando Seorang Gay

    Gubernur Ohio, John Kasich pun menyampaikan rasa dukanya terhadap kasus penembakan yang terjadi di wilayahnya.

    “Kami turut bersedih atas apa yang terjadi,” kata dia. Kasus penembakan di klub malam tercatat sering terjadi di AS.

    Kasus penembakan terburuk terjadi beberapa tahun lalu di sebuah klub malam untuk gay, di Orlando, Florida.

    Pelaku penembakan yang bernama Omar Mateen menembak dengan membabi buta dan menyebabkan 49 orang tewas kala itu.

    BBC | GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.