Kecelakaan di Eskalator Terpanjang Hong Kong, 18 Orang Terluka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung terluka akibat eskalator yang rusak di sebuah pusat perbelanjaan di Hong Kong. hannelnewsasia.com

    Sejumlah pengunjung terluka akibat eskalator yang rusak di sebuah pusat perbelanjaan di Hong Kong. hannelnewsasia.com

    TEMPO.CO, Hong Kong— Sedikitnya 18 orang terluka setelah terjadi kecelakaan pada eskalator terpanjang di pusat perbelanjaan di Hong Kong pada Sabtu petang.

    Seperti dilansir Channel NewsAsia, Ahad 26 Maret 2017, insiden terjadi ketika salah satu anak tangga eskalator rusak dan tiba-tiba berbalik arah.

    Baca: Sebelum Tewas, Ibu Ini Selamatkan Anaknya

    Sebuah cuplikan video yang diunggah ke dunia maya memperlihatkan insiden pada eskalator sepanjang 45 meter yang menghubungkan lantai 4 dan 5 Langham Place itu menyebabkan sejumlah orang yang berada di dalamnya kehilangan keseimbangan.

    Seorang saksi mata menyebut seorang pria terjatuh dan terluka di kepala. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit Queen Elizabeth.

    Selain pria itu, Apple Daily juga melaporkan ada 14 perempuan dan tiga pria lain yang turut terluka dalam kecelakaan di mall di kawasan Mong Kok tersebut.

    Laman South China Morning Post mengutip wakil kepala pemadam kebakaran wilayah Tsim Sha Tsui, Chung Chi-wai, yang mengatakan bahwa seluruh korban tidak mengalami luka patah tulang dan dalam kondisi sadar.

    Juru bicara pusat perbelanjaan Langham Place kepada Apple Daily mengatakan bahwa eskalator nahas itu telah diperiksa rutin. Perawatan besar terakhir terjadi pada 27 Januari lalu. Selain itu, eskalator juga diawasi setiap dua pekan sekali.

    Pusat perbelanjaan yang menarik 200 ribu pengunjung setiap harinya itu berjanji akan terus menyelidiki penyebab kecelakaan bersama aparat kepolisian.

    CHANNEL NEWSASIA | APPLE DAILY | SCMP | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.