Teror London, Kanada Tingkatkan Keamanan Sekitar Parlemen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan RCMP bersenjata berlari menuju Blok Langevin di Gedung Parlemen menyusul serangan oleh pria bersenjata di Ottawa, Kanada, 22 Oktober 2014.  Seorang tentara tewas tertembak di Tugu Memorial Perang dan PM Kanada Stephen Harper dievakuasi dari Gedung Parlemen. REUTERS/Chris Wattie

    Pasukan RCMP bersenjata berlari menuju Blok Langevin di Gedung Parlemen menyusul serangan oleh pria bersenjata di Ottawa, Kanada, 22 Oktober 2014. Seorang tentara tewas tertembak di Tugu Memorial Perang dan PM Kanada Stephen Harper dievakuasi dari Gedung Parlemen. REUTERS/Chris Wattie

    TEMPO.CO, Ottawa - Kanada memperketat keamanan, khususnya di gedung parlemen, menyusul serangan mematikan di luar gedung parlemen di London, Inggris.

    Seperti dilansir AFP, Kamis, 23 Maret 2017, Menteri Keamanan Publik Ralph Goodale mengatakan Ottawa mengambil sejumlah langkah menyusul serangan tersebut, yang menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai 40 lain ketika seorang pria menyeruduk pejalan kaki dengan mobil kemudian menikam seorang polisi di luar gedung parlemen sebelum ditembak mati.

    Baca: Saksi Mata Ungkap Ciri-ciri Fisik yang Diduga Pelaku Teror London

    “Respons sesuai sudah diambil setiap kepolisian dan badan keamanan di Kanada, termasuk mereka yang bertugas di Parliament Hill,” ucapnya dalam konferensi pers. “Warga Kanada perlu diyakinkan bahwa semua yang bisa dilakukan sudah dilakukan pihak berwenang di Kanada.”

    Namun tingkat ancaman tidak dinaikkan. Menurut dia, itu berada di tingkat moderat.

    Pada 20 dan 22 Oktober 2014, dua ekstremis gadungan menewaskan dua anggota staf militer Kanada dalam dua serangan terpisah, yakni di Quebec dan Ottawa, di dekat gedung parlemen.

    AFP | SITA PLANASARI AQUADINI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.