Hukum Perang di Thailand Berlaku Satu Bulan Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bangkok:Menteri Pertahanan Thailand Jendral Boonrawd Somtas hari ini menyebut hukum perang, yang diluncurkan sehari setelah kudeta bulan lalu mungkin baru dihapuskan sedikitnya satu bulan lagi."Kami 100 persen belum yakin situasi saat ini. Masih terdapat sebuah perkembangan di bawah permukaan dan sejumlah gerakan," katanya. Ia menambahkan penghapusan hukum perang adalah tanggungjawab junta yang dipimpin Jendral Sonthi Boonyaratklin."Jika ada sinyal situasi sudah stabil, kami siap mengakhiri hukum perang. Saya kira itu tak perlu waktu lebih lama dari satu bulan sejak sekarang," kata Menteri Boonrawd. Hukum perang ditetapkan oleh junta setelah kudeta tak berdarah 19 September lalu yang menjungkalkan bekas perdana menteri Thaksin Shinawatra. Diantaranya berisi larangan kumpul-kumpul politis dan sejumlah larangan terhadap media massa. Amerika Serikat pernah mendesak pemerintahan baru segera mengakhiri hukum perang ini. AFP/AP/dwi arjanto

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.