Sembilan Jurnalis Tanzania Buat Berita Palsu Soal Presiden Trump

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Donald Trump.dailymail.co.uk

    Donald Trump.dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Tanzania -Sembilan jurnalis stasiun televisi Tanzania, TBC, diberhentikan sementara  karena menayangkan berita palsu. Stafnya memberitakan  Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memuji kinerja Presiden Tanzania, John Magufuli.

    Mengutip BBC News, berita palsu itu dibuat sedemikian rupa sehingga seolah-olah berita itu bersumber dari Fox News yang memberitakan Presiden Trump menggambarkan Magufuli sebagai Pahlawan Afrika. Magufuli dianggap lebih baik dibandingkan pemimpin lain. yang diakuinya tidak melakukan apa-apa.

    Berita palsu lainnya menyebutkan Presiden Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif yang melarang negara-negara Afrika memasuki Amerika kecuali Tanzania.

    Direktur TBC, Ayub Chacha dalam pernyataan kemudian mengakui bahwa laporan berita itu diterbitkan tanpa mengikuti prosedur editorial yang tepat serta tidak mendapat konfirmasi sebelum dipublikasikan.

    Magufuli yang berkuasa sejak 2015, dikenal sebagai Bulldozer karena ketegasannya termasuk ketika melancarkan perang terhadap korupsi. Ketegasannya ini membuat Magufuli mendapat dukungan dari berbagai pihak.

    Menurut warganya, presiden Magufuli berasal dari keluarga petani itu sangat rendah hati dan sejauh ini telah menepati sejumlah janji saat kampanyenya. Salah satu janji yang ditepatinya yakni membuat pendidikan gratis bagi anak-anak yang orang tuanya tidak mampu.

    BBC|IB TIMES| ALL AFRICA|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.