Israel Diam-diam Caplok Tepi Barat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak-anak suku badui Palestina berjalan menuju rumah mereka usai mengikuti pelajaran di sekolah di desa al-Khan al-Ahmar di Tepi Barat Jericho, 23 Februari 2017. REUTERS/ Ammar Awad

    Sejumlah anak-anak suku badui Palestina berjalan menuju rumah mereka usai mengikuti pelajaran di sekolah di desa al-Khan al-Ahmar di Tepi Barat Jericho, 23 Februari 2017. REUTERS/ Ammar Awad

    TEMPO.CO, Tel Aviv - Otoritas Israel di daerah pendudukan secara diam-diam  menganeksasi secara ilegal Kota Ma'ale Adumim di Tepi Barat. Pejabat Otoritas Palestina, Ghassan Daghlas, mengatakan kepada Qud Press bahwa Israel sangat serius menjadikan Tepi Barat masuk ke dalam wilayah kedaulatannya.

    Menurut Daghlas, Israel secara praktis telah menjadikan Tepi Barat sebagai bagian dari distrik Israel.  Hanya saja, dia menjelaskan, Israel takut terhadap tekanan  internasional sehinga tidak berani mengumumkan terang-terangan soal aneksasi tersebut.

    Baca juga: Trump Peringatkan Israel untuk Tak Membangun Permukiman Baru

    Pembangunan permukiman warga Israel di daerah pendudukan Tepi Barat dan Yerusalem Timur adalah ilegal sebagaimana tertuang dalam hukum internasional.

    Koran Israel, Maariv, seperti dikutip Qud Press menegaskan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Kebudayaan Meri Regev akan mengumumkan serangkaian perayaan pada ulang tahun ke-50 pendudukan Israel di Tepi Barat.

    Baca juga: Israel Umumkan Rencana Pembangunan 560 Rumah di Tepi Barat 

    Di antara kegiatan yang akan digelar di daerah tersebut antara lain rapat pejabat pemerintahan di salah satu bangunan yang berdiri di daerah pendudukan Tepi Barat.

    "Pemerintah Israel akan mengadakan pertemuan di daerah pendudukan Tepi Barat," kata Daghlas.

    "Ini artinya bahwa bangsa Palestina tidak memiliki martabat di mata israel. Pertemuan itu sebagai bukti bahwa Otoritas Palestina tak lebih sebagai bagian pemerintah sipil Israel," ucapnya.

    MIDDLE EAST MONITOR | CHOIRUL AMINUDDIN


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.