Junta Thailand Tolak Cabut Hukum Perang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bangkok: Meski didesak kelompok-kelompok hak asasi manusia dan negara asing, termasuk Amerika Serikat, junta militer Thailand menolak mencabut hukum perang yang mereka berlakukan sejak kudeta 19 September."Hukum perang akan tetap berlaku," kata pemimpin junta Jenderal Sonthi Boonyaratglin hari ini. "Kami tak tahu apa yang akan terjadi selama masa transisi ini." Amerika meminta junta militer mencabut hukum perang dalam tujuh hingga sepuluh hari dan segera menggelar pemilihan umum yang Sonthi janjikan tahun depan.AFP | IWANK

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.