Somalia Dihantam Kelaparan dan Diare, 110 Orang Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria tiba di kamp penampungan yang didirikan pemerintah di Mogadishu, Somalia, untuk para penduduk yang mengungsi dari daerah yang mengalami bencana kelaparan (20/7). Reuters

    Seorang pria tiba di kamp penampungan yang didirikan pemerintah di Mogadishu, Somalia, untuk para penduduk yang mengungsi dari daerah yang mengalami bencana kelaparan (20/7). Reuters

    TEMPO.CO, Bay - Sedikitnya 110 warga Somalia tewas akibat dihantam kelaparan dan serangan diare dalam waktu 48 jam di kawasan Bay.

    Keterangan tersebut disampaikan Perdana Menteri Somalia Hassan Ali Khaire, Sabtu, 4 Maret 2017, menyusul pengumuman pemerintah sebelumnya yang menyatakan kekeringan di negeri itu bakal berdampak pada bencana nasional.

    "Situasinya sangat sulit bagi penggembala dan hewan ternak mereka. Sejumlah masyarakat dihantam bencana kelaparan dan diare dalam waktu bersamaan. Setidaknya 110 orang meninggal akibat kelaparan dan diare di daerah Bay," bunyi pernyataan kantor Perdana Menteri, Sabtu, 4 Maret.

    "Pemerintah Somalia akan melakukan hal yang terbaik dan kami mendesak seluruh warga Somalia di mana pun berada memberikan bantuan dan menyelamatkan warga Somalia yang sekarat."

    Menurut laporan kantor berita DPA mengutip keterangan pejabat setempat, hampir seluruh korban meninggal adalah anak-anak dan orang tua usia lanjut di desa-desa pelosok sekitar Kota Baido.

    "Obatan-obatan di kawasan itu tak mencukupi untuk pengobatan warga yang terkena diare," kata otoritas setempat urusan kemanusiaan, Abdullahi Omar Roble, kepada DPA.

    Kekeringan di Somalia mengakibatkan berkembangnya penyakit diare, kolera, dan campak. Diperkirakan sekitar 5,5 juta orang berisiko terkena penyakit ini akibat air yang mereka konsumsi terkontaminasi.

    Pejabat pemerintah setempat yang tak bersedia disebutkan namanya mengatakan kolera di Somalia telah menewaskan sedikitnya 69 orang pada Jumat, 3 Maret 2017. "Lebih dari 70 orang telah dilarikan ke rumah sakit."

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.