Lewat Video, Uighur yang Dilatih ISIS Bersumpah Serang Cina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wanita dan anak-anak muslim Uighurs berasal dari wilayah barat jauh dari Cina wilayah Xinjiang, saat mereka beristirahat di dalam penampungan sementara setelah mereka ditahan di kantor pusat regional imigrasi Thailand di dekat perbatasan Malaysia-di Hat Yai, Songkla (14/3). REUTERS/Athit Perawongmetha

    Sejumlah wanita dan anak-anak muslim Uighurs berasal dari wilayah barat jauh dari Cina wilayah Xinjiang, saat mereka beristirahat di dalam penampungan sementara setelah mereka ditahan di kantor pusat regional imigrasi Thailand di dekat perbatasan Malaysia-di Hat Yai, Songkla (14/3). REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.CO, Jakarta - Video propaganda ISIS menunjukkan sejumlah milisi etnis Uighur mengikuti pelatihan di Irak dan bersumpah akan melakukan serangan mengerikan di Cina telah beredar.

    Video propaganda ISIS yang menayangkan sumpah para milisi Uighur merupakan isyarat terbaru bahwa ISIS meluaskan operasinya ke Asia Timur setelah kalah dalam pertempuran di Timur Tengah dan Afrika Utara.  

    Baca juga: Terkait Serangan Istanbul, Turki Tahan 2 Warga Uighur

    Menurut analis, mengutip Washington Post, 2 Maret 2017, video itu juga memuat foto Presiden Cina Xi Jinping dilalap api bersama bendera Cina. Selain menarget ke Asia Timur termasuk Cina, ISIS telah lebih dulu melebarkan sayapnya ke Asia Tenggara khususnya di Indonesia dan Filipina.

    "Anda orang Cina yang tidak paham apa kata orang! kami tentara kalifah, kami akan datang ke anda untuk mengklarifikasi dengan lihda-lidah dari senjata kami, untuk menumpahkan darah seperti aliran sungai dan pembalasan," ujar seorang milisi dalam video.

    Cina selama ini secara resmi menyatakan separatis Uighur yang tinggal di wilayah Xinjiang dan mayoritas muslim sebagai teroris.

    Baca juga: Luhut: Cina Minta Samadikun Ditukar dengan Tahanan Uighur 

    Menurut analisi provinsi Xinjiang di National Security College di Universitas Nasional Australia, video propaganda ISIS yang menayangkan milisi Uighur merupakan ancaman langsung pertama ISIS ke Cina. Video ini juga merupakan yang pertama kali milisi Uighur menyatakan bergabung dengan ISIS.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Geng Shuang pada hari Rabu, 1 Maret 2017 mengaku tidak menonton video tersebut. Namun teroris dari Xinjiang merupakan ancaman berat bagi keamanan Cina. Cina mengajak dunia internasional bekerja sama memberangus para teroris itu.

    Baca juga: Pemimpin ISIS, Al-Baghdadi, Akui Kalah di Irak

    Awal 2017, Indonesia bekerja sama dengan Cina untuk menangani milisi Uighur yang ingin bergabung dengan milisi di Indonesia. Kerja sama ini dipicu dengan ditangkapnya warga muslim Uihhur dalam satu aksi bom bunuh diri di Jawa.

    Adapun ISIS semakin terdesak di Timur Tengah. Seperti pernyataan militer Suriah bahwa pasukan Suriah dibantu Rusia telah sepenuhnya menguasai Palmyra, kota bersejarah negara itu dari cengkraman ISIS .

    Di Irak, kelompok teroris muslim Sunni ini bertempuer di Mosul. Pasukan Irak yang dibantu Amerika bertempur untuk membebaskan Mosul. Bandara udara di kota Mosul berhasil dikuasai pasukan Irak, namun pertempuran masih berlanjut untuk membebaskan kota itu dari ISIS.

    WASHINGTON POST | MARIA RITA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H