Raja Salman, Siapa Dia?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud keluar dari pesawat pribadinya saat tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 1 Maret 2017. REUTERS

    Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud keluar dari pesawat pribadinya saat tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 1 Maret 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Raja Salman bin Abdulazis mendarat di Jakarta untuk sebuah kunjungan resmi kenegaraan disambut langsung Presiden Djoko Widodo dan sejumlah menteri, Rabu, 1 Maret 2017.

    Selanjutnya, dalam suasana hujan deras, Raja Salman menuju Bogor, Jawa Barat.

    Pria Saudi ini memiliki naman cukup panjang, Salman bin Abdulaziz bin Abdul Rahman bin Faisal bin Turki bin Abdullah bin Mohammed bin Saud.

    Raja kelahiran 31 Desember 1935 ini anak pertama dari tujuh bersaudara pasangan Raja Abdulaziz dan Hessa binti Ahmed Al Sudairi. Dia bersama keenam saudaranya tumbuh di Istana Murabba.

    Pendidikan dasar Raja Salman ditempuh di Sekolah Pangeran, sebuah sekolah yang didirikan oleh ayahnya, almarhum Raja Abdulaziz, untuk seluruh anaknya. Raja Salman belajar agama dan ilmu pengetahuan modern.

    Memasuki usia 19 tahun, Raja Salman mulai debutnya di pemerintahan ketika ayahnya menunjuknya sebagai emir dan Walikota Riyadh pada 17 Maret 1954.

    Saksikan:
    Raja Arab Datang, Zulkifli Hasan: Harus Dimanfaatkan Pemerintah
    Raja Salman Akan Bertemu Dengan Sejumlah Tokoh Ormas Islam Indonesia

    Pada 4 Februari 1963, Raja Salman ditunjuk menjadi Gubernur Provinsi Riyadh hingga 2011. Selama menjadi gubernur, Raja Salman mengubah Kota Riyadh dari kota kelas menengah menjadi kota metopolitan hingga menarik wisatawan dan investor asing ke Arab Saudi.

    "Riyadh adalah kota bebas korupsi semasa pemerintahan Raja Salman," tulis Arab Royal Family.

    Salah satu aksi Raja Salman ketika menjadi Gubernur Riyadh adalah perang melawan pengemis.

    "Mereka itu mencoba mencari keuntungan dari kemurahan hari orang," ucapnya.

    Semua pengemis asing diusir keluar negara, sedangkan pengemis Saudi dimasukkan ke dalam program rehabilitasi Kementerian Sosial.

    Pada 5 November 2011, Raja Salman ditunjuk menjadi Menteri Pertahanan menggantikan saudarnya Pangeran Sultan dan menjadi anggota Dewan Keamanan Nasional (NSC).

    ARAB ROYAL FAMILY | CHOIRUL AMINUDDIN

    Video Terkait:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.