Pesawat Jatuh di Amazon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Rio De Janeiro:Sebuah pesawat terbang komersial milik Brasil Sabtu (30/9) pagi jatuh di Hutan Amazon, Brasil. Pesawat Boeing 737-800 milik GOL Airlines bernomor lambung 1907 itu mengangkut 155 penumpang, termasuk 6 kru. Pesawat itu jatuh setelah lepas landas di Bandara Amazonian, Manaus, kota Hutan Amazon, 2.700 kilometer ke arah barat laut dari Rio de Janeiro.Jose Carlos Pereira, Presiden Infraero, badan otoritas bandara Brasil, mengatakan GOL 1907 dijadwalkan singgah di Brasilia sebelum menuju Bandara Internasional Antonio Jobim di Rio de Janeiro. Pereira menduga pesawat itu jatuh lantaran bertubrukan dengan sebuah jet eksekutif milik Embraer Legacy. "Agaknya Legacy bertabrakan dengan GOL," kata Menteri Pertahanan Waldir Pires seperti dikutip siaran televisi Bandeirantes. Dugaan ini muncul karena sesaat setelah GOL 1907 lepas landas, jet Legacy 600 berpenumpang 16 orang itu tengah mengadakan pendaratan darurat di Bandara Cachimbo. Tapi klaim itu dibantah Badan Penerbangan Nasional Brasil (ANAC). Lembaga itu mengatakan tak ada bukti yang mendukung hipotesis Pires. "Tak ada hubungannya antara Legacy yang mendarat darurat dan GOL yang lenyap di Hutan Amazon," kata ANAC. Pemerintah tengah menurunkan aparatnya masuk ke hutan. Jet-jet Angkatan Udara Brasil sejak pagi menggelar pencarian. Helikopter dan pasukan khusus diterjunkan masuk sejauh 200 kilometer ke hutan yang disesaki pepohonan setinggi 50-60 meter itu. Sampai berita ini ditulis, tak satu pun dari 155 penumpang pesawat itu ditemukan. Bahkan bangkai pesawat pun masih terus dicari. "Anda tak bisa melihat apa pun," kata Sergio Misaci, 47 tahun, setelah membantu melakukan pencarian ke dalam Amazon. Kakak Misaci, Lazaro, adalah salah satu penumpang pesawat GOL. Kemarin, gudang milik GOL di Bandara Brasilia dipadati sekitar 70 anggota keluarga yang duduk dengan penuh kecemasan. Sedu-sedan tangis keluarga korban memenuhi gudang itu. Penerbangan antara Manaus dan Rio selama ini dikenal ramai turis. Meski belum jelas betul, setidaknya menurut radio CBN ada 20 pekerja asal Jepang dalam penerbangan itu. Seperti dikutip kantor berita Estado, Kepala Pengawasan Penerbangan Regional Kolonel Ramon Bueno menyatakan jet eksekutif Legacy yang dipiloti warga negara Amerika itu lepas landas dari bandara di Sao Jose dos Campos, dekat Sao Paulo. Menurut Ramon, Legacy mengalami kerusakan di ekor dan kedua sayapnya. GOL merupakan perusahaan penerbangan terbesar kedua di Brasil. Berdiri sejak 2001, GOL ditunjang 53 pesawat yang melayani 50 rute penerbangan domestik dan internasional, seperti ke Paraguay, Uruguay, Argentina, Bolivia, dan Cile. Jatuhnya GOL merupakan peristiwa terburuk kedua di Brasil sejak 1989. l BRAZILIA | NYTIMES | BBC | AP | AFP | ANDREE PRIYANTO

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.