Yunani: Turki Berharap Tentaranya Diekstradisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan khusus Turki menangkap 11 buronan yang terlibat dalam upaya kudeta yang gagal pada bulan lalu, di provinsi Mugla, Turki, 1 Agustus 2016. REUTERS/Kenan Gurbuz

    Pasukan khusus Turki menangkap 11 buronan yang terlibat dalam upaya kudeta yang gagal pada bulan lalu, di provinsi Mugla, Turki, 1 Agustus 2016. REUTERS/Kenan Gurbuz

    TEMPO.CO, Athena - Yunani, Jumat, 24 Februari 2017, mengatakan, Turki berharap dua tentaranya yang diklaim mengajukan suaka dan diduga terlibat kudeta Juli 2016 diekstradisi.

    Dua anggota militer itu, tulis Ekathimerini, saat ini, ditahan di lokasi yang tak diketahui di sebelah utara Yunani sejak mengajukan suaka pada 20 Februari 2017.

    Delapan anggota militer Turki terbang ke Yunani dengan helikopter pada 2016 usai gagal melancarkan kudeta terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan.

    Pengadilan tinggi Yunani menolak memenuhi permintaan Turki agar mengekstadisi mereka. Kasus ini membuat hubungan antara kedua negara anggota Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) itu tegang.

    Sejak gagal kudeta, sekitar 40 ribu orang telah ditahan di Turki dan lebih dari 00 ribu dipecat atau setidaknya ditunda kepangkatan dan karirnya di militer, termasuk pegawai negeri sipil dan swasta.

    "Kami rasa Turki akan mengajukan permintaan ekstradisi kepada kedua anggota militer itu. Tampaknya ini masalah serius," kata pejabat pemerintah yang enggan disebutkan namanya.

    EKATHIMERINI | CHOIRUL AMINUDDIN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.