Separuh Filipina Tanpa Listrik Akibat Badai Xangsane

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Manila:Lebih dari 40 juta warga Filipina kini tanpa listrik setelah seluruh pembangkit tenaga listrik di Pulau Luzon mati dan terganggu akibat badai taifun Xangsane. Demikian keterangan seorang pejabat setempat di pulau utama Filipina tersebut, hari ini (28/9).Ibukota Manila kehilangan suplai listrik pagi tadi setelah Xangsane merangsek ke Luzon dengan angin kencang dan hujan deras. Dilaporkan sekolah-sekolah, pasar keuangan dan layanan transportasi lumpuh.Manila Electric, yang mendistribusi listrik ke segenap pulau Luzon telah mendapat instruksi perusahaan negara National Transmission Co. (Transco) bahwa "pemadaman total " di seluruh Luzon. Hal itu dikemukakan juru bicara Manila Electric, Dina Lomotan di siaran radio setempat. Lomotan mengatakan pemadaman itu terpaksa dilakukan karena kuatnya angin kencang telah merubuhkan beberapa menara tegangan tinggi di sejumlah wilayah. Pemadaman itu membuat sekitar 43 juta warga, atau separuh jumlah penduduk Filipina tanpa listrik. Pejabat Transco belum bisa memastikan kapan listrik menyala lagi. AFP/dwi

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.