Menteri Informasi Irak: Amerika Penjahat Perang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bagdad:Menteri Informasi Irak, Said Sahaf, menuding Amerika Serikat (AS) sebagai penjahat perang. Selain membunuh warga sipil Irak yang tak berdaya, tentara AS juga menyebarkan pulpen peledak di pemukiman padat penduduk. Mereka telah menyebarkan teror dan ancaman pembunuhan massal terhadap rakyat Irak, kata Sahaf. Bagi Sahaf, situasi tersebut tidak bisa ditolerir. Menurutnya, setiap kali tentara AS dan Inggris terdesak, Pasti memborbardir kami dengan jet tempur. Namun begitu, Sahaf sudah memberi pengumuman kepada seluruh warganya agar tidak memungut benda apapun yang jatuh dari pesawat terbang. Sementara itu, hingga rabu sore, hampir seluruh wilayah Irak masih dibombardir pesawat AS dan Inggris. Menurut Sahaf, pengeboman paling dahsyat dilakukan di daerah selatan Baghdad. Akibat pengeboman tersebut, masih kata Sahaf, total warga sipil yang terluka 185 orang dan 22 meninggal dunia. (Rommy Fibri TEMPO)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.