Ratu Inggris Buka Lowongan Pengelola Media Sosial, Tertarik?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratu Elizabeth II tiba di Windsor, Inggris, 20 April 2016. Tahun ini, Ratu Inggris memasuki usia 90 tahun. Chris Jackson - Pool via AP

    Ratu Elizabeth II tiba di Windsor, Inggris, 20 April 2016. Tahun ini, Ratu Inggris memasuki usia 90 tahun. Chris Jackson - Pool via AP

    TEMPO.CO, London - Ratu Elisabeth II sedang membuka lowongan kerja. Ratu mencari seorang yang bersedia dipekerjakan sebagai pengunggah pesannya di media sosial.

    Melalui situs resmi kerajaan Inggris, Ratu mengatakan akan merekrut pengguna media sosial berpengalaman untuk menjalankan akun Twitter pribadinya.

    Lowongan pekerjaan yang telah diunggah di situs resmi Ratu Elizabeth II menjelaskan dia mencari 'perwira komunikasi digital' baru untuk bergabung dengan timnya segera.

    Seperti yang dilansir Metro.uk pada 14 Februari 2017, untuk pekerjaan penuh waktu tersebut,  Ratu menawarkan gaji sebesar 30 ribu pound sterling atau setara Rp 496,4 juta per tahun. Tak hanya mengunggah pesan dari Twitter, yang terpilih nantinya juga mengelola Facebook, Instagram dan saluran YouTube kerajaan.

    Pekerjaan yang diberikan adalah mengunggah segala sesuatu yang berhubungan dengan karya Ratu, mendokumentasikan kunjungan kenegaraan, upacara penghargaan dan berbagai keterlibatan dalam masyarakat.

    "Ini untuk mengetahui konten Anda akan dilihat oleh jutaan. Ini  cara baru untuk mempertahankan keberadaan Ratu di mata publik dan di panggung dunia," tulis iklan tersebut.

    Adapun kualifikasi yang diberlukan untuk calon pekerja yakni, berpendidikan sarjana, memiliki pengalaman mengelola website, inovatif, kreatif serta terampil dalam fotografi dan mengambil Video.

    Akun Twitter resmi Kerajaan Inggris (The Royal Family) memiliki 2,77 juta pengikut, selain memiliki website sendiri dan saluran Youtube.

    THE SUN|METRO.UK|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.