Ke Bandara, Nenek Ini Baru Tahu Ada Pedang di Tongkatnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang mantan pekerja seks berjalan dengan bantuan tongkat di rumah penampungan Casa Xochiquetzal di Meksiko. Sampai saat ini tempat tersebut telah membantu sedikitnya 300 wanita mantan pekerja seks dan korban perdagangan manusia. mirror.co.uk

    Seorang mantan pekerja seks berjalan dengan bantuan tongkat di rumah penampungan Casa Xochiquetzal di Meksiko. Sampai saat ini tempat tersebut telah membantu sedikitnya 300 wanita mantan pekerja seks dan korban perdagangan manusia. mirror.co.uk

    TEMPO.CO,Myrtle Beach—Seorang nenek berusia 80 tahun baru mengetahui dirinya membawa-bawa pedang di dalam tongkat berjalannya, gara-gara hendak pergi naik pesawat.

    Seperti dilansir UPI, Senin 13 Februari 2017, juru bicara otoritas bandara Amerika Serikat, TSA, mengatakan insiden ini terjadi di bandara internasional Myrtle Beach di South Carolina pada Kamis pekan lalu.

    Baca: Perselingkuhan Diketahui Istri, Uber Dituntut Rp 636 Miliar

    “Saat petugas TSA menaruh tongkat ke dalam mesin X-ray, baru diketahui bahwa di dalam tongkat berjalan ternyata tersebunyi sebatang pedang,” kata Mark Howell, juru bicara TSA South Carolina.

    Howell mengatakan tongkat itu merupakan hadiah dari anak lelaki sang nenek. Selama bertahun-tahun, perempuan ini tak menyadari dirinya ternyata membawa senjata berbahaya.

    “Hal ini sering terjadi, ujar Howell ihwal pedang di dalam tongkat berjalan.

    “Orang-orang biasanya membeli tongkat di toko hadiah. Pedang di dalamnya baru diketahui ketika kami memindainya.”

    Sang nenek pun meninggalkan tongkat kepada petugas bandara dan tak tertinggal pesawatnya.

    UPI | ABC NEWS | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.