Rusia, Turki, Iran Diskusi Soal Suriah di Kazakhstan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana perundingan perdamaian Suriah di Astana, Kazakhstan, 23 Januari 2017. REUTERS/Mukhtar Kholdorbekov

    Suasana perundingan perdamaian Suriah di Astana, Kazakhstan, 23 Januari 2017. REUTERS/Mukhtar Kholdorbekov

    TEMPO.CO, Astana - Beberapa perwakilan dari Rusia, Turki dan Iran mulai bertemu di Astana, ibu kota Kazakhstan, untuk membicarakan soa teknis gencatan senjata di Suriah.

    Pertemuan itu berlansung dua pekan setelah tiga negara itu mencapai kesepakatan di Astana mengenai mekanisme pemantauan terhadap gencatan senjata yang tak berlaku pada Desember 2016.

    "Pertemuan tersebut sekaligus untuk memuluskan jalan perundingan yang diprakrasai PBB pada Februari 2017 ini," tulis Al Jazeera, Senin 6 Februari 2017.

    Pada pertemuan tersebut, jelas Al Jazeera, perwakilan Yordania diharapkan turut ambil bagian.

    Agenda pertemuan, kata juru bciara Kantor Kementerian Luar Negeri Kazakhstan, meliputi meninjau kembali gencatan senjata antara pemerintah Suriah dengan pemberontak serta mendiskuskan proposal oposisi tentang gencatan senjata.

    "Pertemuan ini membahas bagaimana mengontrol pemberlakuan gencatan senjata," kata juru bicara Kementerian.

    Menurutnya, para perwakilantiga negra tersebut juga membicarakan soal kerjasama menangani masalah kemanusiaan dan meningkatkan kepercayaan antara pemerintah Suriah dan oposisi.

    Kementerian Luar Negeri Kazakhstan tidak bersedia memberikan informasi nama delegasi ketiga negara tersebut. Pertemuan itu dinyatakan tertutup dari liputan awak media.

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.