Australia Ungkap Ribuan Anak Dilecehkan Pastor Katolik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kekerasan Terhadap Anak (childline.gi)

    Ilustrasi Kekerasan Terhadap Anak (childline.gi)

    TEMPO.CO, Sydney – Komisi perlindungan anak-anak dari kejahatan seksual Australia, Royal Commission into Institutional Responses to Child Sexual Abuse, melaporkan keterlibatan para rohaniwan Katolik dalam 4.444 kasus pelecehan seksual yang dialami anak-anak.

    Lebih dari 4.000 kasus pelecehan seksual anak ini terjadi pada 1950–2010. Namun, dari begitu banyak kasus dugaan pelecehan seksual oleh biarawan Katolik, hanya segelintir kasus yang diselidiki.

    Baca juga:
    Korban Pelecehan Seksual Kecewa kepada Paus Fransiskus

    Selain itu, laporan ini mencantumkan 1,265 pastor dan biarawati yang dituding terlibat kejahatan terhadap anak-anak ini selama 60 tahun.

    Laporan Komisi tentang kejahatan seksual pada anak-anak dirilis pada Senin, 6 Februari 2017. Komisi bekerja sama dengan gereja dalam mengungkap kejahatan ini.

    ”Jumlah ini sangat mengagetkan. Kasusnya tragis dan tak dapat dipertahankan,” kata Franklin Sullivan, Kepala Dewan Kebenaran, Keadilan, dan Pemulihan Gereja, kepada komisi di Sydney, mengutip Aljazeera, 7 Februari 2017.

    ”Sebagai penganut Katolik, kita menundukkan kepala kita sebagai rasa malu,” kata Sullivan sambil menahan tangis menggambarkan kegagalan besar Gereja Katolik di Australia melindungi anak-anak dari para pelaku pelecehan seksual.

    Usia rata-rata anak yang menjadi korban pelecehan seksual oleh rohaniwan Katolik adalah 11 tahun untuk anak laki-laki dan 10 tahun untuk anak perempuan.

    Sebanyak 90 persen pelaku pelecehan adalah pria dengan usia saat peristiwa terjadi berkisar 33 tahun.

    ”Ada begitu banyak anak yang telah hancur selama bertahun-tahun akibat gereja Katolik, lantaran kasus ini ditutupi begitu lama,” kata Joan Kahterine Isaacs, seorang anak yang pernah mengalami pelecehan seksual oleh rohaniwan Katolik.

    Dalam rapat akhir untuk mendengarkan laporan komisi, enam uskup dan pemimpin gereja Katolik dimintai keterangan oleh komisi.

    Setahun yang lalu, rohaniwan Katolik paling senior, Kardinal George Pell, mengingatkan gereja telah membuat kesalahan besar dan bencana dengan memilih menolak percaya anak-anak telah dilecehkan.

    ALJAZEERA | MARIA RITA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.