Martin Sheen Pimpin Demo Antigresi AS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Los Angeles:Aktor terkenal Martin Sheen memimpin unjuk rasa antiinvasi Amerika ke Irak. Dalam demonstrasi yang berlangsung Kamis (3/4), sekelompok orang membawa poster kekejaman terhadap kaum perempuan dan anak-anak Irak. Mereka juga membawa pakaian anak-anak Irak yang berlumuran darah terkena mesin perang pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat. Selama berunjuk rasa, sekitar 300 orang saling berpegangan tangan melakukan aksi unjuk rasa di luar kantor pemerintahan federal AS. Dalam aski tersebut, sekitar 15 orang pengunjuk rasa ditangkap petugas keamanan karena memblokir jalan masuk ke kantor tersebut. Dengan menyanyikan lagu-lagu perdamaian, Sheen, 62 tahun, berbaris melewati gedung federal. Aktor yang bermain sebagai Presiden Amerika dalam serial televisi NBC bertajuk The West Wing, beberapa kali melakukan unjuk rasa di Los Angeles dan San Fransisco. Ketika AS belum melakukan invasi ke Irak, Sheen muncul di televisi dan mengajak pemirsa mencoba menghentikan rencana serangan militer tersebut. Aksianti perang, hari ini juga terjadi di sejumlah negara. Dari Bangkok dilaporkan, ribuan warga Muslim Thailand turun ke jalan untuk memprotes serangan militer sepihak AS. Saya memperkirakan sekitar sepuluh ribu massa berkumpul di depan Balai Kota dan sejauh ini aksi mereka berlangsung dengan tertib, ujar Gubernur Pattani Somporn Chaibangyang kepada AFP. Kota Pattani sendiri berjarak seribu kilometer sebelah selatan ibukota Bangkok. Somporn mengatakan, pihak berwenang telah menerjunkan polisi setempat dan polisi anti huru-hara dalam jumlah yang terbatas guna mengamankan aksi tersebut. Sementara pihak Muslim menyediakan 20-30 aparat keamanan. Mereka melakukan aksi unjuk rasa yang damai dan sejauh ini tanpa insiden apapun, lanjut dia. Para pengunjuk rasa sebagian besar berasal dari provinsi Yala, Satun, Songkhia, Narathiwat, dan pattani. Mereka berdoa untuk perdamaian, mendengarkan ceramah agama yang mencela invasi AS, dan mengumpulkan dana sumbangan bagi rakyat Irak yang terkena dampak konflik. Menurut seorang anggota komite aksi, Asami Toh mena, para pengunjuk rasa pertama kali berkumpul di masjid agung dan selanjutnya berjalan sejauh satu kilometer menuju kantor Balai Kota. Kami mengutuk pembunuhan yang dilakukan AS terhadap anak-anak, kaum wanita, dan pria dewasa. Kami mengutuk invasi AS ke Irak, tegasnya. Minggu lalu, aksi serupa yang dihadiri 20 ribu warga Muslim berlangsung di Songkhila. (Faisal/afpTempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.