Beberapa Gereja di Palestina dan Irak Diserang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kota Gaza:Dua gereja di Nablus, Tepi Barat, kemarin pagi dilempari bom molotov. Sementara di Kota Gaza, seorang pelaku tak dikenal memuntahkan peluru ke sebuah gereja. Lewat telepon kepada AFP, kelompok yang menamakan diri Organisasi Pedang Kebenaran mengklaim bertanggungjawab. "Kami menembak karena pidato Paus Benediktus XVI, dan dia harus meminta maaf," kata pria yang menolak menyebutkan namanya tersebut. Sebelumnya sebuah bom meledak di dekat sebuah gereja di bagian selatan kota Basra, Irak kemarin. Tak ada korban dan kerusakan yang berarti. Menurut perwira polisi kepada AFP, bom itu meledak pukul 8 Jum'at malam waktu setempat (16.00 GMT). "Saat penjaga gereja membuka pintu, bom itu meledak. Tak ada korban," kata polisi yang enggan disebut namanya itu sembari menambahkan "pintu gereja sedikit rusak". Serangan-serangan itu muncul setelah meruyaknya kemarahan dunia Islam atas pidato Paus pada Selasa lalu yang secara implisit mengkritik hubungan antara Islam dan kekerasan. Dari Vatikan, Paus Benediktus kemarin sore telah meminta maaf. "Bapa Suci sangat menyesal," kata Menteri Luar Negeri Vatikan yang baru Tarcisio Bertone. Bertone memaparkan, pernyataan maaf itu menyusul tanggapan yang bergulir dari pidato Paus yang dipandang sebagai serangan terhadap umat Muslim dan diinterpretasikan dengan cara yang tidak berhubungan dengan apa yang dimaksudkannya. AFP/AP/BBC/dwi arjanto

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.