Turki Was-was Kisruh Bendera Kurdi di Irak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Ankara:Keputusan yang dibuat para pemimpin Kurdi di wilayah Irak Utara melarang bendera nasional Irak dan mengibarkan bendera sendiri kemarin telah memicu kecemasan Turki soal prospek munculnya negara Kurdi. Dengan sejumlah besar populasi Kurdi dan kekerasan gerakan separatis di teritorinya, Ankara was-was apapun masa depan kemerdekaan melintas batas perbatasan yang bisa menyulut nasionalis Kurdi di rumahnya."Jelas sekali hal itu insiden konstitusi sebuah langkah baru menuju kemerdekaan Turki," kata Sadat Laciner, pengamat wilayah perbatasan Turki-Irak pada Institut Studi Strategis di Ankara.Reaksi dari Ankara sejauh ini belum muncul ke permukaan sejak presiden otonomi wilayah Kurdi, Massud Barzani memerintahkan awal bulan ini bahwa semua kantor dan institusi pemerintah setempat "mengibarkan bendera Irak Kurdistan", yang secara terpisah memicu kontroversi di Irak sendiri."Pertama dan terutama buat rakyat Irak bahwa seharusnya mencemaskan soal itu berkembang terus," kata Menteri Luar Negeri Turki Abdullah Gul dalam sebuah siaran televisi.Seorang diplomat Turki yang enggan disebut identitasnya kemarin menjelaskan pernyataan sang menteri : "Warga Irak seharusnya paham bagaimana bahayanya persoalan itu buat persatuan negeri mereka yang mempermainkan lambang nasional." AFP/dwi arjanto

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.