Ribuan Warga AS Berdonasi untuk Masjid Texas yang Terbakar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Victoria Islamic Center yang terbakar di Victoria, Texas. Occupy Democrats

    Victoria Islamic Center yang terbakar di Victoria, Texas. Occupy Democrats

    TEMPO.CO, Victoria — Lebih dari 2.600 warga Amerika Serikat mendonasikan uangnya hanya sembilan jam setelah sebuah masjid di Texas terbakar.

    Seperti dilansir Anadolu, Ahad, 29 Januari 2017, sebuah kampanye di laman Gofundme.com untuk membiayai pembangunan kembali Islamic Center di Kota Victoria, Texas, diserbu para donator hanya sembilan jam setelah insiden terjadi.

    Dari target US$ 450 ribu, ribuan donatur itu berhasil mengumpulkan sekitar US$ 119.670.

    Cody Cluff, yang mendonasikan US$ 27 untuk kampanye ini menulis, “Banyak warga Amerika bersimpati kepada umat muslim. Anda adalah bagian dari komunitas dan saya prihatin atas kebencian yang ditujukan kepada kalian. Semoga Anda diberkahi keberanian, kekuatan, dan kedamaian.”

    Adapun Betsy Brune menulis, "Kami turut prihatin dengan kebakaran masjid ini. Kami akan berdiri bersama warga Amerika yang ingin hidup dan berdoa seperti yang mereka inginkan.  Ini adalah tujuan negara didirikan.”

    Manajemen masjid menyambut gembira banjirnya dukungan dan donasi bagi kompleks tersebut.

    "Dukungan dari warga Victoria dan seluruh warga Amerika sangat fenomenal. Kami akan membangun kembali, dengan CINTA,” demikian pernyataan akun Facebook Victoria Islamic Center yang menampilkan foto kompleks masjid yang dibangun pada 2000 itu dalam kondisi hangus terbakar.

    Kepolisian di Kota Victoria, Texas, Amerika, dibantu aparat federal seperti FBI, menyelidiki pembakaran masjid yang terjadi pada Sabtu dinihari waktu setempat.

    Kebakaran yang belum diketahui penyebabnya ini terjadi pukul 02.00 waktu setempat, hanya beberapa jam setelah Presiden Donald Trump meneken surat perintah melarang pengungsi dan warga dari tujuh negara muslim masuk ke Amerika.

    Sepekan sebelum terbakar, masjid ini dirampok sehingga sejumlah peralatan elektronik termasuk laptop diambil dari masjid itu. Harian lokal juga melaporkan, pada 2013, seorang pria ditangkap karena menulis H8, atau “Kebencian” pada dinding muka masjid.

    Ini merupakan masjid kedua yang terbakar di Texas. Pada 7 Januari lalu, sebuah masjid di dekat Danau Travis, Kota Austin, juga hangus terbakar.

    ANADOLU | VOCTORIA ADVOCATE | SITA PLANASARI AQUADINI

    Baca:
    Masjid di Texas Hangus, Polisi Selidiki Kemungkinan Dibakar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.