Donald Trump Larang Imigran Timur Tengah Masuk AS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Donald Trump menunjukkan catatan dari Barack Obama. nypost.com

    Donald Trump menunjukkan catatan dari Barack Obama. nypost.com

    TEMPO.CO, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump benar-benar membuktikan janjinya saat kampanye sebelum terpilih jadi presiden.

    Di pekan pertama duduk di kursi empuk Gedung Putih, Donald Trump mengeluarkan keputusan presiden yang berisi larangan terhadap imigran asal Timur Tengah untuk masuk seluruh wilayah AS.

    Selain itu, Donald Trump juga tidak memberikan izin visa masuk kepada warga negara asal Suriah dan enam negara di Timur Tengah serta Afrika kecuali bagi penganut agama minoritas.

    Baca: Hari Ini, Donald Trump Teken Aturan Pengungsi Dilarang Masuk

    Alasan Donald Trump, sebagaimana dia ditulis di akun Twitter, Selasa 23 Januari 2017, "Semua pelarangan itu demi keamanan nasional."

    "Perintah pelarangan visa itu untuk negara-negara di Timur Tengah dan Afrika itu terdiri dari Suriah, Irak, Iran, Yaman, Libya, Somalia dan Sudan," kata pembantu presiden yang tak bersedia disebutkan identitasnya.

    Presiden dari Republiken yang mulai bertugas pada Jumat, 20 Januari 2017, itu akan mendantangani kepres pada Rabu, 25 Januari 2017, selanjutnya dijalankan oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri yang bertanggung jawab atas keamanan dalam  negeri dan perbatasan.

    Pada masa kampanye, Donald Trump berkali-kali mengatakan kepada para pendukungnya bahwa dia akan melarang kaum muslim memasuki AS. "Pelarangan itu demi keamanan dan mencegah serangan dari kaum jihadis," ucapnya.

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?