Rencana Bush Mengadili Hambali Terganjal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Washington: Rencana Presiden Amerika Serikat George W. Bush menyeret Hambali dan 13 tersangka teroris lainnya ke meja hijau bakal terganjal. Soalnya, Senat Partai Republik dan pejabat hukum Pentagon memprotes usul yang dinilai tidak masuk akal itu."Usul itu tidak bisa diterima secara hukum," kata Lindsey Graham, anggota Senat dari Republik. "Membiarkan seseorang dijatuhi hukuman mati dalam sebuah pengadilan yang tidak mau menunjukkan bukti atas tuduhan yang dikenakan atas mereka. Yang tidak bisa mengatakan ke kamu kenapa?"Brigadir Jenderal James C. Walker, pengacara Korps Marinir, mengatakan tidak ada satu pun negara yang beradab mengabaikan hak menunjukkan bukti-bukti. "Amerika semestinya tidak menjadi negara yang pertama (melakukan itu)," ujarnya seperti dikutip koran New York Times.Amerika Serikat siap mengadili Hambali bersama 13 tersangka teroris lain yang kini mendekam di Penjara Guantanamo. Dalam pengumuman di Ruang Timur Gedung Putih, Rabu lalu, Presiden George W. Bush mengatakan mereka akan mendapatkan pembela.Menurut Bush ke-14 tersangka utama Al-Qaidah bakal diadili komisi militer. Keberadaan komisi itu masih harus disetujui Kongres Amerika Serikat. "Begitu disetujui, orang-orang yang diyakini sebagai perancang kematian hampir 3.000 warga Amerika pada 11 September 2001 bisa diadili," ujarnya.SS KURNIAWAN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.