Kendarai Motor, Dua Perempuan Iran Ditangkap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perempuan dibonceng naik sepeda motor. shutterstock.com

    Ilustrasi perempuan dibonceng naik sepeda motor. shutterstock.com

    TEMPO.CO,Dezful—Dua perempuan Iran ditangkap karena mengendarai sepeda motor.

    Seperti dilansir The Independent, Ahad 15 Januari 2017, polisi Dezful mengatakan kedua perempuan ini ditangkap karena melanggar norma setelah aksi mereka menjadi viral di dunia maya.

    “Mereka melanggar norma revolusi dengan mengendarai motor. Hal ini menyebabkan kegelisahan bagi pejabat kota,” kata Kolonel Ali Elhami, komandan polisi di Dezful kepada kantor berita Iran, IRNA.

    Video yang beredar viral di dunia maya menunjukkan dua perempuan menggunakan hijab dan pakaian longgar mengendarai motor di jalan raya bersama sekelompok pria. Selama aksinya, mereka berteriak dan bersiul di jalanan.

    Video itu juga memperlihatkan sejumlah warga berusaha menghalangi perjalanan mereka. Salah seorang pria di jalan bahkan berusaha mencium sang perempuan, meski ia berhasil menghindar.

    Penangkapan itu langsung menuai protes dari aktivis perempuan Iran. Masih Alinejad, pendiri My Stealthy Freedom, menegaskan video itu justru menunjukkan para pria yang masih seksis dan diskriminatif.

    “Bukannya menangkap pria yang melecehkan kedua perempuan ini, polisi justru menangkap korban,” ujar Masih, dengan marah.

    Mengendarai motor bagi perempuan di Iran bukan pelanggaran hukum. Tetapi mereka, termasuk juga pengendara sepeda perempuan, dianggap melanggar hukum kesopanan.

    Laporan Human Rights Watch pada awal tahun ini menyatakan perempuan Iran menghadapi sejumlah diskriminasi dalam hidup seperti pernikahan, perceraian, waris, hak asuh anak hingga kebebasan bepergian.

    L THE INDEPENDENT | IRNA | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.