Pasar Kembang Api Terbakar, 31 Tewas dan 72 Cedera

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap yang mengebul dari ledakan kembang api di San Pablito market di Tultepec, Meksiko, 20 Desember 2016. Sebanyak 300 ton kembang api yang meledak dalam pasar tersebut. (Jose Luis Tolentino via AP)

    Asap yang mengebul dari ledakan kembang api di San Pablito market di Tultepec, Meksiko, 20 Desember 2016. Sebanyak 300 ton kembang api yang meledak dalam pasar tersebut. (Jose Luis Tolentino via AP)

    TEMPO.CO, Kota Meksiko - Angka kematian akibat ledakan di pasar kembang api terbesar Meksiko pada Selasa, 20 Desember 2016, meningkat menjadi 31 dan melukai 72 lainnya. Kejadian di wilayah pinggiran Tultepec itu, menyebabkan beberapa ledakan dengan kepulan asap tebal berbagai warna terlihat di Meksiko City.

    Pasar tersebut saat kejadian tengah dipenuhi pelanggan yang hendak membeli kembang api untuk perayaan Natal dan perayaan tradisi menjelang akhir tahun.

    "Dari 31 yang tewas, 26 di antaranya meninggal dunia di tempat kejadian dan lima lagi di rumah sakit," kata Jaksa Agung Meksiko, Milenio Alejandri Gomez, seperti yang dilansir NDTV pada 21 Desember 2016.

    Sementara itu dari tempat terpisah, Gubernur Eruviel Avila mengatakan bahwa kini ahli forenstik tengah berusaha untuk menganalisis genetika dari korban yang tewas karena hampir semuanya sulit diidentifikasi, mengingat luka bakar yang diderita.

    Pihak berwenang juga mengatakan bahwa selain korban tewas, kini terdapat sekitar 72 korban yang menderita luka-luka.

    Korban dibawa ke kamar darurat, dan 21 telah diizinkan keluar rumah sakit.

    Sementara itu, petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kebakaran setelah tiga jam.

    Kepala Layanan Perlindungan Sipil, Luis Felipe Puente, mengatakan mereka harus menunggu ledakan benar-benar berhenti terlebih dahulu sebelum dapat memadamkan api.

    "Keseluruhan pasar musnah. Beberapa korban luka dalam kondisi kritis dan upaya dilakukan untuk menemukan lebih banyak korban dalam area yang terlihat seperti adegan film setelah kehancuran dunia," katanya.

    Rumah dan kendaraan yang berada dekat juga rusak.

    Presiden Enrique Pena Nieto mengucapkan belasungkawa melalui Twitter kepada keluarga korban yang tewas dan berharap mereka yang terluka segera sembuh.

    THE JOURNAL | NDTV | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.