Anggota DPD Ini Percaya Perang Aleppo Fenomena Akhir Zaman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi sebuah kawasan bisnis sebelum dan sesudah masa peperangan di Aleppo, Suriah. Diperkirakan lebih dari 20.000 warga telah mengungsi dari kota ini. Boredpanda.com

    Kondisi sebuah kawasan bisnis sebelum dan sesudah masa peperangan di Aleppo, Suriah. Diperkirakan lebih dari 20.000 warga telah mengungsi dari kota ini. Boredpanda.com

    TEMPO.CO, Makassar- Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia asal Sulawesi Selatan, Abdul Aziz Kahar Muzakkar, memimpin unjuk rasa di Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Senin 19 Desember. Unjuk rasa itu sekaligus penggalangan dana  terkait perang yang terjadi di kota Aleppo, Suriah. "Kita lakukan ini sebagai bukti persudaraan kita sesama muslim terhadap apa yang terjadi di Aleppo," ucap Abdul Aziz.

    Menurut dia unjuk rasa yang digelar bersama Forum Umat Islam Bersatu Sulawesi Sekatan itu sebagai bentuk dukungan dan doa kepada warga Aleppo. Aziz mengungkapkan bahwa kejadian di Aleppo memang telah diramalkan oleh para ulama. "Kejadian di Suriah itu merupakan fenomena akhir zaman. Kemungkinan di Indonesia juga akan terjadi seperti di Suriah," tutur dia.

    Apalagi, menurut dia, paham komunis sudah mulai merambat ke Indonesia. Untuk itu dia bersama organisasi kemasyarakatan Islam siap memberikan tenaga dan jiwanya demi Indonesia. "Kami siap ganyang anti-Islam," ucap dia.

    Muhammad Abdurrahman, Juru Bicara Forum Umat Islam Bersatu Sulawesi Selatan, berujar unjuk rasa sekaligus tabligh akbar bertujuan memberikan dukungan pada Aleppo yang dilanda perang sangat tidak manusiawi. Masyarakat di Aleppo, kata dia, dihujani bom dan peluru. "Kami dari FUIB merasa sangat bersaudara dengan Aleppo, jadi kami mengadakan kegiatan penggalangan dana," urainya.

    Menurut dia, saat ini dana yang terkumpul sudah mencapai kisaran Rp 500 juta. Dana itu akan disalurkan melalui lembaga misi kemanusiaan. Dia juga mengimbau kepada pemrintah Indonesia agar memutuskan tali diplomatik  dengan Rusia, Cina dan Iran.

    Alasannya, negara-negara tersebut adalah sumber dari peprangan yang terjadi di Aleppo. "Mereka menyerang umat Islam yang ada di Aleppo, itu sama halnya menyerang kami disini yang ada di Indonesia," ucapbya.

    Dari pantauan Tempo, unjuk rasa itu diikuti ratusan umat muslim. Kegiatan itu sekaligus menggelar penggalangan dana kepada anggota FUIB dan pengguna jalan yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman.

    DIDIT HARIYADI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?