Nenek Ini Tawarkan Liburan Gratis dan iPhone 7, Syaratnya...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Li Yanling, seorang nenek berumur 63 tahun, yang sedang melakukan pencarian seorang putri di media sosial, guna menemaninya traveling. dailymail.co.uk

    Li Yanling, seorang nenek berumur 63 tahun, yang sedang melakukan pencarian seorang putri di media sosial, guna menemaninya traveling. dailymail.co.uk

    TEMPO.COBeijing - Li Yanling, 63 tahun, merasa sangat kesepian pada masa tuanya sekalipun dia masih memiliki suami dan anak. Ide pun datang. Yanling menawarkan liburan gratis dan hadiah telepon pintar iPhone 7 kepada wanita muda yang mau menemaninya mengatasi rasa kesepian. 

    Li ingin menyewa wanita muda itu untuk berperan sebagai anak perempuannya dan menemaninya berjalan-jalan. Semua biaya liburan ditanggungnya. 

    Baca: 
    Anak Orang Terkaya di Cina Tolak Warisi Harta Ayahnya
    Bintang Got Talent Evancho Tampil di Pelantikan Donald Trump

    "Saya tinggal sendirian di Zhengzhou. Saya membutuhkan wanita muda berusia antara 19 dan 24 tahun untuk liburan bersama saya, berbincang, dan mengambil gambar. Saya tertarik melihat laut di Sanya pada musim dingin ini, tapi khawatir kesunyian ketika liburan," tulis Li dalam situs Wechat, seperti dikutip dari Daily Mail, 14 Desember 2016.

    Setelah tulisannya di Wechat menyebar, beberapa pengguna media sosial itu langsung menawarkan diri untuk menemani Li tanpa menanyakan hadiah yang ditawarkan. "Saya tidak perlu telepon itu, tapi siap menemani Anda. Saya akan membayar sendiri biaya liburan saya asalkan bisa menghilangkan kesepian Anda," kata seorang pengguna.

    Yang menyedihkan, perempuan tua ini punya keluarga, tapi kesepian. Ternyata, suami Li jarang pulang ke rumah karena suka berpetualang berkepanjangan. Sedangkan anak satu-satunya tinggal di Kanada sehingga ia sendirian di rumah. "Suami saya bersama temannya dan saya tidak ingin mengganggu anak saya," ujar Li. 

    Meskipun dia dapat berlibur secara berkelompok, Li menginginkan seorang wanita yang bersedia menjadi anak angkatnya. "Saya takut kesunyian," ucap Li.
     
    Lansia yang kesepian seperti Li berjumlah cukup banyak di Cina. Menurut Komisi Kesehatan Nasional dan Keluarga Berencana Cina, ada 110 juta lansia hidup di Cina tahun ini.

    DAILY MAIL | SHANGHAIIST | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.