Presiden Trump Tunjuk Jenderal Pengkritik Obama Jadi Menhan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • General James Mattis. REUTERS/Yuri Gripas

    General James Mattis. REUTERS/Yuri Gripas

    TEMPO.CO, Washington - Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, mengangkat Jenderal James Mattis sebagai menteri pertahanan. Mattis, yang dijuluki Mad Dog, adalah mantan Komandan Divisi Marinir Pertama yang pernah menjabat di Irak dan Afganistan, yang menjadi pengkritik kebijakan Barack Obama mengenai Iran.

    Trump membuat pengumuman itu di Cincinnati pada pembukaan USA Thank You Tour 2016 untuk menghormati pendukungnya.

    "Kami akan menunjuk ‘Mad Dog’ sebagai Menteri Pertahanan Amerika. Dia yang terbaik," kata Trump saat mengumumkan jajaran kabinetnya di Ohio, seperti yang dilansir BBC pada 2 Desember 2016.

    Baca:
    Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn Resmi Jadi Raja Thailand
    Arkeolog Klaim Temukan Bab Injil yang Hilang

    Dalam kesempatan itu, Trump turut menggambarkan Mattis, 66 tahun, sebagai jenderal yang nyata, yang pantas disejajarkan dengan Jenderal George Patton, komandan militer Amerika saat Perang Dunia II.

    Jenderal Mattis merupakan pengkritik keras terhadap kebijakan yang dilaksanakan Presiden Barack Obama di Asia Barat mengenai musuh utama Amerika, Iran. Dia merujuk kepada Iran sebagai ancaman tetap terhadap stabilitas dan keamanan di Asia Barat.

    Jenderal purnawirawan itu pernah memimpin batalion serangan selama perang Teluk pertama pada 1991 dan tim khusus di Afganistan pada 2001. Dia juga mengambil bagian dalam invasi ke Irak pada 2003 dan memainkan peran kunci setahun kemudian dalam pertempuran Fallujah terhadap pemberontak Irak.

    Mattis pensiun pada 2013 setelah menjabat sebagai komandan Komando Pusat Amerika. Hanya saja, penunjukan Mattis sebagai menteri pertahanan di kabinet Trump akan terhambat dengan konstitusi yang berlaku saat ini. Dalam UU Amerika, seorang purnawirawan baru dapat terjun ke politik setidaknya tujuh tahun setelah pensiun. Mattis baru melewati empat tahun masa pensiunnya. Sehingga dibutuhkan persetujuan Kongres untuk meloloskannya.

    BBC | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.