Nelayan Prancis Hadang Kapal Greenpeace

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Marseille:Barisan perahu nelayan Marseille hari ini menghadang kapal milik kelompok pecinta lingkungan Greenpeace, Rainbow Warrior II, dan menghalanginya menuju dermaga di kota pelabuhan selatan Prancis itu.Sedikitnya 21 perahu nelayan mengelilingi kapal Greenpeace, yang hendak menggelar kampanye penyelamatan tuna sirip biru. Ini tindakan ilegal, melanggar beberapa undang-undang sekaligus, kata direktur kampanye Greenpeace Pierre Ramel.Kampanye itu digelar Greenpeace setelah laporan kelompok konservasi menunjukkan tuna sirip biru terancam punah dari Laut Mediteran gara-gara aktivitas penangkapan secara ilegal oleh nelayan Prancis. Laporan itu dibuat World Wide Fund for Nature. Banyak ilmuwan sepakat bahwa spesies itu telah ditangkapi secara berlebihan, walau sudah ada pemberlakuan kuota sejak delapan tahun lalu.Spesies itu dieksploitasi dengan cara yang tidak mengindahkan kelestarian, kata Philippe Gros, direktur Institut Riset untuk Eksploitasi Laut (Ifremer) yang berbasis di Prancis. Namun, para nelayan tuna Marseille membantah tuna sirip biru terancam punah. Mereka juga menyatakan beberapa kelompok Asia yang menggunakan bendera perusahaan Spanyol yang melanggar kuota.Menghadapi blokade para nelayan tuna, Rainbow Warrior II akhirnya melepas sauh di tengah laut. Para aktivis Greenpeace yang ada di atas kapal tampak mengambil foto perahu-perahu yang mengelilinginya. AFP | YANTO M

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?