Israel Lakukan Kejahatan Perang di Lebanon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, London:Lembaga pemantau hak asasi manusia Amnesti Internasional hari ini menyatakan Israel telah melakukan kejahatan perang dengan sengaja menyerang infrastruktur sipil dalam agresi di Lebanon selatan. Organisasi yang berbasis di London itu menyatakan Hizbullah maupun Israel sama-sama melakukan pelanggaran mengerikan terhadap hukum internasional. Namun, Amnesti menegaskan Israel punya kebijakan penghancuran secara sengaja target-target non-militer.Penegasan Israel bahwa serangan terhadap infrastruktur absah adalah nyata-nyata salah, kata deputi sekretaris jenderal Amnesti, Kate Gilmore, saat menyampaikan laporan berjudul Penghacuran sengaja atau dampak samping? Serangan-serangan Israel terhadap infrastruktur sipil.Laporan itu didasarkan pada riset dari misi-misi Amnesti sendiri di Israel dan Lebanon, plus wawancara dengan puluhan korban. Menurut Gilmore, bukti-bukti yang diperoleh Amnesti sangat kuat untuk mencapai kesimpulan itu. Penghancuran besar-besaran instalasi listrik dan air, di samping infrastruktur transportasi yang vital untuk bantuan makanan dan kemanusiaan, dilakukan secara sengaja dan menjadi bagian integral dari strategi militer, kata Gilmore. Dia menjelaskan, berdasarkan pernyataan-pernyataan resmi, kesaksian dan laporan pers, Amnesti melihat ada pola-pola yang menunjukkan pengeboman terhadap infrastruktur bukanlah hal yang kebetulan. Gilmore menambahkan laporan itu juga didasarkan pada wawancara dengan para pejabat dari militer Israel, pemerintah Lebanon dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. AFP | YANTO M

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.