Beasiswa Colombo Plan bagi 14 Siswa Australia di Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bendera Australia di Kedutaan Besar (Kedubes) Australia untuk Indonesia di Kuningan, Jakarta. TEMPO/Subekti

    Bendera Australia di Kedutaan Besar (Kedubes) Australia untuk Indonesia di Kuningan, Jakarta. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Australia memberikan beasiswa New Colombo Plan bagi 14 mahasiswa Australia untuk tinggal, belajar, dan mendapatkan pengalaman kerja di Indonesia pada 2017.

    Para mahasiswa tersebut belajar berbagai disiplin ilmu, termasuk teknik, riset medis dan kesehatan masyarakat, hukum, pembangunan berkelanjutan, serta biologi kelautan di Universitas Gadjah Mada, Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Binus, Universitas Indonesia, dan Universitas Udayana.

    Mereka juga akan mendapatkan pengalaman praktek kerja yang berharga di Indonesia melalui magang dan pembimbingan lembaga pemerintah, LSM, dan perusahaan swasta.

    New Colombo Plan adalah skema beasiswa yang membantu mahasiswa Australia mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai Indo-Pasifik dengan cara menyelesaikan kuliah dan ikut penempatan kerja.

    Kuasa Usaha Australia Justin Lee mengatakan Indonesia tetap menjadi tujuan paling populer bagi anak-anak muda Australia yang melamar untuk berpartisipasi dalam program ini.

    “Pengalaman yang mereka miliki dan pertemanan yang mereka bangun akan membantu membentuk hubungan Australia dengan Indonesia di tahun-tahun yang akan datang,” kata Lee lewat rilis Kedutaan Besar Australia yang diterima Tempo, 30 November 2016.

    Para penerima New Colombo Plan 2017 akan bergabung dengan lebih dari 1.100 penerima hibah mobilitas New Colombo Plan di Indonesia. Ini membuat keseluruhan jumlah mahasiswa penerima dukungan New Colombo Plan yang berkunjung ke Indonesia dalam empat tahun pertama menjadi lebih dari 3.100 orang.

    Pada akhir 2017, New Colombo Plan akan mendukung 17.500 anak muda Australia untuk tinggal, magang, dan belajar di kawasan Asia-Pasifik.

    NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ponsel Tanpa IMEI Terdaftar Mulai Diblokir pada 17 Agustus 2019

    Pemerintah akan memblokir telepon seluler tanpa IMEI terdaftar mulai 17 Agustus 2019 untuk membendung peredaran ponsel ilegal di pasar gelap.