Indonesia Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Fidel Castro  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Kuba, Fidel Castro (kiri) mengamati keris pemberian dari presiden Indonesia, Soekarno dalam kunjungan di Kuba. Keduanya dikenal memiliki hubungan akrab dan pemikiran yang sama-sama revolusioner. Pinterest.com

    Pemimpin Kuba, Fidel Castro (kiri) mengamati keris pemberian dari presiden Indonesia, Soekarno dalam kunjungan di Kuba. Keduanya dikenal memiliki hubungan akrab dan pemikiran yang sama-sama revolusioner. Pinterest.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita kepada pemerintah dan rakyat Kuba atas berpulangnya Fidel Castro, mantan Presiden Kuba, Sabtu, 26 November 2016.

    "Indonesia mendoakan kiranya keluarga, pemerintah, dan rakyat Kuba diberi kekuatan atas wafatnya Fidel Castro. Semoga beliau diberikan kedamaian," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Christiawan Nasir, lewat rilisnya pada Minggu, 27 November 2016.

    Tokoh revolusi dan mantan pemimpin Kuba itu meninggal dunia di usia 90 tahun. Hubungan diplomatik RI-Kuba dimulai pada 22 Januari 1960.

    Menurut situs Kementerian Luar Negeri RI, kerja sama bilateral Indonesia-Kuba cukup baik. Antara lain ditandai oleh kunjungan Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez Parrilla ke Indonesia pada 24 Mei 2013. Kedua pihak sepakat meningkatkan kerja sama di bidang kesehatan, olahraga, dan kebudayaan.

    NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?