Angela Merkel Calonkan Diri Jadi Kanselir Periode Keempat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat, Barack Obama berjalan ditemani Kanselir Jerman Angela Merkel setibanya di tempat kanselir di Berlin, Jerman, 17 November 2016. Kunjungan ini menjadi kunjungan terakhir Obama ke Jerman saat menjabat sebagai Presiden AS. REUTERS

    Presiden Amerika Serikat, Barack Obama berjalan ditemani Kanselir Jerman Angela Merkel setibanya di tempat kanselir di Berlin, Jerman, 17 November 2016. Kunjungan ini menjadi kunjungan terakhir Obama ke Jerman saat menjabat sebagai Presiden AS. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta -Kanselir Jerman Angela Merkel berencana kembali mencalonkan diri sebagai kanselir dalam pemilihan umum pada 2017 nanti.

    Petinggi Partai Kristen Demokrat (CDU) di Jerman itu dinilai masih bisa menjaga kestabilan Eropa usai sejumlah perubahan situasi, seperti keluarnya Inggris dari Uni Eropa dan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat.

    Dilansir dari Reuters, Minggu, 20 November 2016, wanita berusia 62 tahun itu mengungkapkan rencananya untuk kembali ke pemilu Jerman pada September 2017 mendatang.

    “Saya sudah lama memikirkan ini. Bukan hal sepele memutuskan kembali mencalonkan diri untuk periode keempat, setelah 11 tahun menjabat,” kata Merkel usai menghadiri rapat partainya, Minggu.

    Sebuah jajak pendapat pada lembaga survei Emnid di Jerman sempat menunjukkan bahwa sekitar 55 persen warga Jerman menginginkan Merkel kembali duduk di kursi Kanselir Jerman untuk yang keempat kalinya. Adapun 39 persen peserta servei memberi pendapat sebaliknya, sementara sisanya tak memutuskan.

    Oleh sejumlah pengamat, Merkel disebut berperan besar dalam membantu perekonomian Eropa melewati masa krisis keuangan. Dia pun pernah menerima penghargaan internasinal karena membantu menyelesaikan konflik di Ukraina.

    Merkel pun dinilai sebagai benteng terakhir nilai-nilai liberal dunia barat, khususnya setelah kemenangan Trump di Pemilu Amerika Serikat.

    “Merkel adalah jawaban untuk rakyat saat ini. Saat ini maupun dulu, dia anti-Trump,” ujar Perdana Menteri Negara Bagian Saxony, Jerman, Stanislaw Tillich, dikutip dari Reuters.

    Bila terpilih lagi, Merkel yang telah mengendalikan kekuatan utama ekonomi Eropa sejak tahun 2005 itu akan menyamai mentornya, Helmut Kohl, yang pernah memimpin Jerman pasca dihancurkannya Tembok Berlin pada 1989.

    Meskipun begitu, ada kalanya keputusan Merkel ditentang banyak pihak. Salah satu yang kontroversial adalah saat dia membuka perbatasan Jerman untuk sedikitnya 900 ribu orang imigran asal Timur Tengah.

    Merkel hingga kini menolak berbicara lebih jauh, mengenai partisipasinya dalam pemilu Jerman nanti. Dia hanya menjanjikan pengumumuman yang belum jelas waktunya.

    Baca:
    Putri Sukarno Ini Tuding Jokowi Aktor Politik Demo 4/11
    Ahmad Dhani Dukung Demonstran 2 Desember Bawa Bambu Runcing
    Yahudi Minta Trump Tidak Data Muslim, Atau Ini yang Terjadi

    REUTERS | CNN | GUARDIAN | YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.