Kabut Asap Ancam Penerbangan Malaysia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Kabut, yang muncul akibat kebakaran hutan di pulau Kalimantan, mengancam lalu lintas penerbangan di Negara Bagian Serawak, Malaysia. Asap kiriman Indonesia itu membuat jarak pandang makin terbatas dan kualitas udara terus memburuk. Akibat kabut asap itu kemampuan melihat di Kuching, ibukota Serawak, tinggal satu kilometer saja. Di Kota Sri Aman cuma 1,8 kilometer dan Bintulu hanya tiga kilometer. Indeks polusi udara di negara bagian itu juga di bawah ambang batas, yaitu di kisaran 100-200.?Normalnya jarak pandang sepuluh kilometer dan kalau sampai di bawah empat kilometer sangat beresiko dan mengganggu penerbangan,? kata pejabat Departemen Meteorologi Malaysia yang minta namanya tidak ditulis kepada kantor berita AFP, Kamis. Menurut pejabat tadi, pihaknya sudah mengeluarkan peringatan yang ditujukan ke bandara-bandara di Serawak. Tapi, keputusan apakah dengan jarak pandang itu aman atau tidak bagi penerbangan?sehingga mesti distop?di serahkan kepada pengelola lapangan terbang. Kualitas udara, yang makin buruk akibat asap, itu memaksa pemerintah Serawak membagikan 1,3 juta masker kepada warganya. Kabut tidak cuma membalut Serawak, tapi juga semenanjung Malaysia. Bahkan, sampai ke Thailand. Sebab, titik api juga ditemukan di pulau Sumatera.AFP|SS KURNIAWAN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.