Timor Leste Berutang, Listrik pun Padam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Dili: Pemerintah Timor Leste sudah tiga bulan belakangan ini tidak membayar utangnya ke Pertamina Indonesia, sehingga Perusahaan Listrik Negara (PLN)Timor Leste terpaksa memadamkan listrik."Selama 10 jam kami padamkan listrik di Dili karena tidak ada pasokan minyak dari Pertamina," kata Kepala Teknis PLN Helio Reinaldo Ximenes.Utang itu mencapai Rp 4,3 miliar lebih. Selama ini pemerintah membayar Pertamina untuk memasok 50 ton minyak per hari untuk listrik di wilayah Liquisa, Hera dan Metinaro.Menurut Kepala Pertamina Indonesia di Dili, Ronny Anthoko, pasokan dihentikan karena mereka dikecam auditor Indonesia, karena pemerintah Dili belum membuat surat jaminan pembayaran. "Utang pemerintah terhadap Pertamina sudah banyak," katanya.Perdana Menteri Timor Lesre Jose Manuel Ramos Horta membantah keras bahwa pemadaman listrik terjadi karena pemerintah belum membayar utangnya. "Pertamina Indonesia yang salah. Pemerintah belum pernah terlambat membayar faktur. Tingkat harga minyak Pertamina juga tinggi, sepertinya Pertamina ingin mengisap pemerintah secara pelan-pelan," kata Horta.Ramos berniat untuk berunding dengan Malaysia, Australia dan Cina soal pasokan minyak ini supaya tidak bergantung lagi pada Pertamina.JOSE SARITO AMARAL

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.