Ini Negara yang Paling Banyak Memakan Korban Selfie  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria berfoto selfie di depan kobaran api dalam operasi perebutan kembali kota Mosul oleh Pasukan Irak dari tangan ISIS, di Qayyarah, sekitar 60 kilometer selatan Mosul, 19 Oktober, 2016. dailymail.co.uk

    Seorang pria berfoto selfie di depan kobaran api dalam operasi perebutan kembali kota Mosul oleh Pasukan Irak dari tangan ISIS, di Qayyarah, sekitar 60 kilometer selatan Mosul, 19 Oktober, 2016. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, New Delhi – Seiring dengan perkembangan teknologi, khususnya di bidang fotografi, warga dunia kini tengah populer mengambil gambar diri sendiri atau swafoto (selfie).

    Untuk mendapatkan momen narsisistik yang tidak biasa, tak jarang orang ber-selfie-ria dengan membahayakan nyawanya sendiri, bahkan banyak di antaranya yang meninggal dunia.

    Sebuah penelitian terbaru dari Carnegie Mellon University dan Institut Informasi Indraprastha Delhi selama dua tahun menemukan bahwa selfie berujung maut paling banyak terjadi di India.

    Penelitian yang berjudul “Me, Myself n My Killfie: Characterizing dan Mencegah Kematian Selfie”  menemukan bahwa dari 127 yang dilaporkan tewas akibat selfie dari Maret 2014 sampai September 2016 di seluruh dunia, 76 kasus terjadi di India.

    Dalam laporannnya, peneliti mengatakan di Pakistan terjadi sembilan kematian, Amerika Serikat delapan, dan Rusia enam selama dua tahun terakhir.

    Beberapa kematian akibat swafoto di India termasuk saat berpose di depan sebuah kereta yang tengah melaju, perahu yang terbalik, tebing di pinggir jalan, serta di jurang sedalam 60 kaki dan di tepi sungai. Seorang turis Jepang, yang mencoba selfie saat menuruni tangga di Taj Mahal, mendapat cedera kepala yang fatal.

    Peneliti menganalisis ribuan foto selfie yang diunggah di Twitter dan menemukan bahwa pria jauh lebih mungkin dibanding perempuan untuk mengambil foto narsis berbahaya.

    Penyebab paling umum kematian di seluruh dunia adalah jatuh dari bangunan atau gunung, yang mengakibatkan terjadinya 29 kematian. Kedua paling umum adalah ditabrak kereta api, yang mengakibatkan terjadinya 11 kematian.

    Peneliti berharap penelitian ini akan berfungsi sebagai peringatan bahaya dan mengilhami teknologi ponsel baru yang dapat memperingatkan para penggemar selfie jika mereka berada dalam zona bahaya.

    Para pejabat di India dalam beberapa bulan terakhir juga telah mencoba mengambil langkah-langkah untuk mengatasi fenomena ini demi keselamatan publik. Menteri Pariwisata di negara itu telah meminta pemerintah negara bagian menaruh tanda peringatan “zona larangan selfie” di tempat-tempat wisata di seluruh negeri.

    WASHINGTON POST | YON DEMA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.