Rusia Luncurkan Robot Penjaga untuk Lindungi Rudal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor berita Rusia, TASS dan media online Sputnik memberitakan bahwa Armada Utara Rusia yang dipimpin kapal induk Admiral Kuznetsov, dengan persenjataan lengkap dan membawa pesawat tempur serta helikopter, telah meninggalkan pelabuhan Severomorsk menuju Laut Mediterania, pada Sabtu, 15 Oktober 2016. Armada Utara, termasuk kapal perang penjelajah Pyotr Velikiy, Kapal perusak anti kapal selam Severomorsk dan Vice-Admiral Kulakov, dan beberapa kapal pendukung, akan bergabung dalam operasi militer Rusia memerangi ISIS di Suriah. tass.com

    Kantor berita Rusia, TASS dan media online Sputnik memberitakan bahwa Armada Utara Rusia yang dipimpin kapal induk Admiral Kuznetsov, dengan persenjataan lengkap dan membawa pesawat tempur serta helikopter, telah meninggalkan pelabuhan Severomorsk menuju Laut Mediterania, pada Sabtu, 15 Oktober 2016. Armada Utara, termasuk kapal perang penjelajah Pyotr Velikiy, Kapal perusak anti kapal selam Severomorsk dan Vice-Admiral Kulakov, dan beberapa kapal pendukung, akan bergabung dalam operasi militer Rusia memerangi ISIS di Suriah. tass.com

    TEMPO.CO, Moskow – Rusia meluncurkan robot penjaga tanpa awak untuk melindungi rudal bawah tanah dari pasukan pesaingnya. Dalam rekaman terbaru, robot penjaga terlihat sedang dioperasikan dan dipandu dari jarak jauh.

    Robot penjaga tanpa awak mampu menembakkan peluru dan granat di kedua mode otomatis dan semi-otomatis dengan kemampuan menjangkau sasaran hingga 400 meter.

    "Sistem yang dilengkapi dengan tembakan modern dan peluncur granat mampu menembak dalam bentuk lingkaran dengan jarak hingga 400 meter," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Ecpress.co.uk, Senin, 14 November 2016.

    Baca:
    Presiden Xi Minta Bertemu Donald Trump Segera, Ada Apa?
    Trump-Putin Bertelepon, Ini Isi Percakapannya

    Sistem ini juga diklaim mampu digerakkan dalam tempo 30 detik dan telah melewati uji coba oleh tentara Rusia. Angkatan bersenjata Rusia disebut gembira dengan efektivitas robot penjaga tanpa awak selama simulasi.

    “Para tentara menggunakan kendaraan yang dapat mendeteksi target hingga 5 kilometer, selama latihan bersama,” demikian Russia Today memberitakan.

    Selain robot penjaga tanpa awak, Rusia menambah senjata baru, yaitu Taifun-M lapis baja pengintai kendaraan yang dikembangkan untuk pasukan rudal strategis militer.

    Juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan sistem ini dirancang untuk pengintaian, penghapusan target stasioner dan bergerak, dukungan api, patroli, serta perlindungan situs penting.

    Rusia terus membangun kekuatan militernya setelah meningkatnya ketegangan dengan Eropa yang dipicu tindakan militer Rusia di Suriah.

    EXPRESS.CO.UK | RT | DWI ADE | MR



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.