Ini Dua Pejabat Tinggi Pertama yang Dipilih Donald Trump  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS, Barack Obama berbincang dengan presiden terpilih Donald Trump di Gedung Putih, Washington, AS, 10 November 2016. Pertemuan ini untuk mengkoordinasikan proses perpindahan kekuasaan setelah Trump mengalahkan Hillary Clinton di pemilu 2016. REUTERS/Kevin Lamarque

    Presiden AS, Barack Obama berbincang dengan presiden terpilih Donald Trump di Gedung Putih, Washington, AS, 10 November 2016. Pertemuan ini untuk mengkoordinasikan proses perpindahan kekuasaan setelah Trump mengalahkan Hillary Clinton di pemilu 2016. REUTERS/Kevin Lamarque

    TEMPO.CO, Washington - Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, mengangkat ketua Komite Nasional Republik (RNC), Reince Priebus, sebagai kepala staf Gedung Putih. Penunjukan Priebus, anggota tim kampanye setia Trump, memiliki hubungan dekat dengan Ketua Kongres AS, Paul Ryan.

    Fakta ini menunjukan kesiapan presiden itu untuk bekerjasama dengan Ryan dan Kongres yang dikendalikan Partai Republik agar agenda-agendanya berjalan lancar. Kepala staf berfungsi sebagai pengawal dan penetap agenda presiden.

    Seorang lagi orang yang menjadi pilihan awal untuk jabatan itu, Stephen Bannon, ketua kampanye Trump, ditunjuk sebagai kepala strategi dan penasihat utamanya.

    Baca Pula

    Pilot Jet Tempur Perempuan Cina Tewas dalam Insiden Udara
    Dituduh Memperkosa, Julian Assange Diperiksa Jaksa Swedia

    Priebus, 44 tahun, bertindak sebagai jembatan antara Trump dan pemimpin partai Republik selama kampanye. Dia dekat dengan Ketua Kongres AS (DPR) Paul Ryan, yang berperan penting dalam mengarahkan agenda legislatif pemerintahan baru.

    Bannon, 62 tahun, selama kampanye berperan untuk meningkatkan pendekatan bisnis Trump. "Saya senang tim saya yang paling sukses terus berada bersama sama memimpin negara kita," kata Trump dalam satu pernyataan, seperti yang dilansir BBC, Senin, 14 November 2016.

    Namun, pemilihan Priebus mungkin menimbulkan kemarahan beberapa pendukung Trump karena dia orang dalam dunia politik Washington yang eksklusif, sedangkan bakal presiden itu berjanji saat kampanye dia akan mengeluarkan orang dalam.

    Trump, yang akan menggantikan Presiden Barack Obama pada 20 Januari 2017, sedang menimbang calon untuk jabatan tertinggi di Gedung Putih dan berbagai jabatan Kabinet sejak memenangkan pemilu Selasa lalu, mengalahkan calon Demokrat, Hillary Clinton.

    BBC | CNN | YON DEMA

    Baca Juga
    HOAX: Surat Edaran Gereja yang Minta Ahok Mundur Pilkada
    Sambangi Rumah Rizieq Shihab FPI, HMI Curhat Soal Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.