Perdamaian di Timur Tengah Gagal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Damaskus:Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan proses perdamaian di Timur Tengah sudah gagal. Gagal sejak awal, katanya, yang menuduh Israel sebetulnya tidak menginginkan perdamaian. Menurut Assad, yang terjadi sekarang telah lahir Timur Tengah baru setelah Israel mengobarkan perang selama sebulan melawan Hizbullah. Dia menggambarkan pertempuran itu sebagai agresi yang direncanakan Negeri yahudi itu. Kami tidak mengharapkan perdamaian dalam waktu dekat, ujar Assad, yang menambahkan perlawanan atas Israel sebagai satu-satunya opsi. Tapi, perlawanan ini bertujuan mencapai perdamaian bukan perang.Di Jakarta, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Variz Mehdawi mengatakan, Amerika Serikat mesti menekan Israel guna mengakhiri krisis di Timur Tengah. Tidak bisa dipungkiri Amerika punya pengaruh yang kuat atas Israel, katanya.Tapi repotnya, menurut Duta Besar Libanon untuk Indonesia Hassan Muslimani, Israel hanya berpegang teguh pada tanah yang mereka kuasaitermasuk Libanon selatantanpa kepingin ada perdamaian. Dengan begitu tidak ada yang sanngup melawan militernya. AFP|SS KURNIAWAN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.