Indonesia Tak Perlu Jihad ke Libanon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Warga Indonesia tidak perlu jihad ke Libanon dan Palestina. Sebab, langkah itu justru bakal memperburuk keadaan. Kecuali situasinya sangat mendesak, kata Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz Mehdawi dalam seminar Konflik dan Prospek Perdamaian di Timur Tengah di Jakarta, Selasa.Mehdawi menanggapi maraknya keinginan warga Indonesia berangkat ke medan perang guna membantu perjuangan rakyat Libanon dan Palestina. Di berbagai daerah dibuka pendaftaran bagi relawan yang mau berjihad. Bahkan, Majelis Mujahidin Indonesia minta bantuan tentara dan polisi melatih relawan. Menurut Mehdawi, cukup tentara penjaga perdamaian asal Indonesia saja yang berjihad. Biar mereka jihad secara profesional, ujarnya. Kalau pun relawan-relawan itu ngotot berangkat, kata dia, tenaga mereka bisa dialihkan guna membantu rekonstruksi infrastruktur yang rusak, atau sebagai tenaga medis.SS KURNIAWAN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.