Gencatan Senjata di Libanon Masih Rapuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Beirut:Militer Libanon hari ini bersiap mengirimkan tentaranya ke wilayah perang di bagian selatan dalam beberapa hari lagi seiring berlakunya gencatan senjata mulai Senin (14/8) sesuai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Gencatan itu mengakhiri pertempuran dan Israel mulai menarik pasukannya kembali ke Israel utara.Seorang petinggi pasukan perdamaian PBB juga menyebut pasukan internasional untuk menjamin gencatan itu bakal diterjunkan ke Libanon dalam 10 hari mendatang.Namun gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah ini masih rapuh. Menurut seorang juru bicara militer Israel, lusinan roket dengan target posisi-posisi pasukan Israel masih ditembakkan pagi tadi waktu setempat. Tak ada yang terluka akibat serangan itu. Di luar penarikan pasukannya, Tel Aviv tetap menekan dengan ancaman mencaplok lagi Libanon selatan dan mempertahankan blokade udara dan laut atas negeri itu. Israel juga bertekad memburu para pemimpin gerilyawan Hizbullah.Ribuan warga Libanon yang mengungsi tampak berbondong-bondong kembali ke rumahnya dengan menumpang puluhan mobil dan truk terbuka. Perang yang berlangsung sebulan lebih telah merenggut sedikitnya 1150 orang di Libanon dan 160 orang Israel. AFP/AP/dwi arjanto

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.