Donald Trump akan Memicu Perang Dunia III?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Donald Trump menyapa pendukungnya usai terpilih sebagai Presiden Amerikat yang ke-45 di Manhattan, New York, 9 November 2016. Donald Trump meraih suara besar dari Pennsylvania sebanyak 20 suara perwakilan. REUTERS

    Donald Trump menyapa pendukungnya usai terpilih sebagai Presiden Amerikat yang ke-45 di Manhattan, New York, 9 November 2016. Donald Trump meraih suara besar dari Pennsylvania sebanyak 20 suara perwakilan. REUTERS

    TEMPO.CO, Washington- Donald Trump, 70 tahun,  dalam kampanyenya mengatakan Hillary Clinton, akan memicu Perang Dunia III jika terpilih jadi presiden Amerika Serikat (AS). Trump beralasan, Hillary membahayakan AS dan dunia lewat kebijakannya di Suriah dalam melawan kelompok teroris ISIS dan pemberontak oposisi terhadap pemerintah Suriah.

    Hari ini, 9 November 2016, Donald Trump meraih suara terbanyak dalam pemilihan presiden AS yang dilakukan kemarin. Trump meraih 290 suara perwakilan (electoral votes) dan Clinton meraih 218 suara.

    Lalu, apakah dengan kemenangan Trump, Perang Dunia Ketiga tidak akan terjadi? Apakah AS akan aman selama dipimpin Trump? Sepertinya AS tidak sepenuhnya damai dipimpin Trump. Tengok saja janji-janji kampanye Trump mengenai isu pertahanan AS.

    Trump berjanji membangun militer AS yang kuat dan menggemukkan personel militer untuk menghadapi ancaman global.

    Baca:
    Donald Trump Menang, Duterte Ingin Kerja Sama dengan AS
    Trump Ajak Rakyat Amerika Serikat Lupakan Perdebatan Panas Saat Kampanye

    Trump mengatakan, jumlah pasukan bersenjata AS akan ditambah menjadi 540 ribu personil dari sebelumnya 475 ribu personil. Penambahan jumlah personil militer, mengutip International Business Times, 9 November 2016, akan meningkatkan anggaran sebesar US$30 miliar atau sekitar Rp 394,8 triliun.

    Selain menambah personil militer, Trump juga menjanjikan penambahan kapal perang hingga mencapai 350 unit. Bandingkan saja dengan upaya perbaikan kapal induk oleh angkatan laut AS yang hanya 308 unit.

    Trump juga berencana meningkatkan kemampuan kapal perusak agar mampu menghadang ancaman rudal dari Iran, Korea Utara, dan negara-negara lainnya.

    Untuk memperkuat pertahanan udara AS, Trump berjanji akan menambah pesawat tempurnya yang saat ini berjumlah 1.113 pesawat menjadi 1.200 pesawat.

    Pemerintah AS mengeluarkan anggaran pertahanan lebih dari US$600 miliar atau Rp 7896 triliun tahun lalu. Trump akan meningkatkan anggaran militer itu dengan meminta negara-negara yang memberikan wilayahnya dipakai sebagai pangkalan militer AS untuk berkontribusi. Seperti Jerman, Arab Saudi dan Jepang.

    "Sejarah menunjukkan saat Amerika tidak disiapkan ketika datang bahaya terberat. Kita ingin mencegahnya, menghindari dan mencegah konflik melalui dominasi militer kita yang tak diragukan," kata Donald Trump September lalu.

    Jadi, Trump akan memicu Perang Dunia III? Mengutip ucapan Trump sendiri yang menginginkan AS hidup dalam damai dan berteman baik dengan musuh-musuh AS selama ini terutama Rusia.

    INTERNATIONAL BUSINESS TIMES | MARIA RITA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.